TRANSFORMASI TATA KELOLA KEUANGAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKUNTANSI SYARIAH PADA EKOSISTEM PONDOK PESANTREN ATTAQWA BEKASI

Authors

  • Dawud Arif Khan Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.46773/p5zwsv35

Abstract

This research report presents a comprehensive analysis regarding the urgency and implementation of financial governance transformation at Pondok Pesantren Attaqwa, Bekasi, in response to national regulatory dynamics and modernity demands. This study is motivated by the enactment of Law Number 18 of 2019 concerning Pesantren and the effectiveness of the Interpretation of Financial Accounting Standards (ISAK) 35 on January 1, 2020, which changed the financial reporting landscape of religious-based non-profit entities in Indonesia. Using the Asset-Based Community Development (ABCD) methodology, this program aims not only to standardize financial reports but also to build the economic independence of the pesantren through internal asset optimization. Field findings indicate that despite technical literacy challenges and paternalistic cultural resistance, Pesantren Attaqwa possesses strong social capital and economic assets—including the rapidly developing Pesantren-Owned Business Entity (BUMP)—to transition from trust-based accounting towards system-based accountability. This report recommends an accounting pedagogy approach based on fiqh analogy to bridge the understanding gap among asatidz, as well as the institutionalization of foundation internal regulations to ensure sustainable, transparent, and accountable governance.

References

Abidin, J., & Rahma, N. (2020). Sosialisasi penerapan ISAK 35 dalam penyajian laporan keuangan kepada pengurus entitas nirlaba. Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan, 3(2), 112-118.

Aihunan, M. A. (2020). Analisis penerapan Pedoman Akuntansi Pesantren (PAP) di yayasan pondok pesantren. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah, 2(1).

Bank Indonesia, & Ikatan Akuntan Indonesia. (2018). Pedoman akuntansi pesantren. Jakarta: Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah - Bank Indonesia.

Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia. (2018). Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35: Penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.

Djawahir, A. U. (2018). Asset based community development di pesantren: Implementasi strategis pemberdayaan santri. At-Tamkin: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 23–34.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2015). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 45: Pelaporan keuangan entitas nirlaba. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.

Khan, M. D. A. (2020). Konsep dan implementasi akuntansi syariah pada entitas sosial keagamaan. Jakarta: Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Press.

Kirowati, D., & Suhasto, R. I. (2019). Implementasi akuntansi pesantren pada pondok pesantren berbasis standar SAK ETAP dan PAP. Jurnal Riset Terapan Akuntansi, 3(2).

Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community’s assets. Chicago: ACTA Publications.

Marlinah, A., & Ibrahim. (2018). Penerapan laporan keuangan organisasi nirlaba berdasarkan PSAK No. 45. AkMen Jurnal Ilmiah, 15(1), 170-188.

Mulawarman, A. D. (2015). Jalan lain akuntansi syariah: Memahami dan mengonstruksi akuntansi dengan epistemologi Islam. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang pesantren. Jakarta: Sekretariat Negara.

Triyuwono, I. (2015). Akuntansi syariah: Perspektif, metodologi, dan teori. Jakarta: Rajawali Pers.

Yayasan Attaqwa. (2020). Profil dan sejarah singkat perjuangan KH. Noer Ali. Bekasi: Pustaka Attaqwa.

Downloads

Published

2023-09-30

Issue

Section

Articles