AKSELERASI DESA MANDIRI BERBASIS SDGS DESA MELALUI MODEL INTERVENSI PENTAHELIX: SINERGI BISNIS DIGITAL, HUKUM TATA KELOLA, EDUKASI KEWIRAUSAHAAN, DAN EKONOMI SYARIAH

Authors

  • Murfi Ardiansyah Universitas Pelita Bangsa
  • Intan Fitri Lestari Universitas Pelita Bangsa
  • Muhammad Faiz Farhan Universitas Pelita Bangsa
  • Elisabeth Helsa Kurnia Universitas Pelita Bangsa
  • Alif Damar Septianto Universitas Pelita Bangsa
  • Karyono Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.46773/5tb2en75

Keywords:

Desa Mandiri, SDGs Desa, Pentahelix, Bisnis Digital, Ekonomi Syariah, Tata Kelola, Kewirausaha

Abstract

Kemandirian desa merupakan agenda strategis nasional yang selaras dengan implementasi SDGs Desa, namun masih terkendala oleh rendahnya literasi digital, tata kelola kelembagaan, kepastian hukum, dan akses pembiayaan yang inklusif bagi UMKM. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengakselerasi desa mandiri melalui model intervensi pentahelix yang mengintegrasikan empat pilar: bisnis digital, tata kelola hukum, edukasi kewirausahaan, dan literasi ekonomi syariah. Program dilaksanakan di Desa Karangbahagia melalui tahapan identifikasi potensi, sosialisasi SDGs Desa, pelatihan bisnis digital, pendampingan hukum BUMDes, edukasi kewirausahaan berbasis potensi lokal, serta pengenalan skema pembiayaan syariah dan pengelolaan dana sosial produktif. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR) dengan evaluasi pre-test dan post-test serta N-Gain Score untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap SDGs Desa (N-Gain=0,72), keterampilan digital UMKM (N-Gain=0,68), literasi hukum tata kelola (N-Gain=0,65), dan pemahaman ekonomi syariah (N-Gain=0,61). Kegiatan ini mendorong terbentuknya sinergi pentahelix yang berkelanjutan dan menghasilkan rekomendasi kebijakan desa berbasis SDGs. Program ini diharapkan menjadi model replikasi bagi desa lain dalam mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan, transformasi digital, kepastian hukum, dan keuangan inklusif syariah.

References

Anam, M., Kusumaningtyas, K., & Safitri, P. D. (2025). Pemberdayaan soft skills masyarakat Desa Gambuhan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur melalui program Cemerlang berbasis SDGs oleh PPK Ormawa Unisla. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(6), 2769–2778. https://doi.org/10.54082/jamsi.2043

Analisis pembiayaan UMKM berbasis syariah dalam mendukung ekonomi inklusif. (2025). Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science.

Azizah, S. N., Sulistyowati, E., Masnun, M. A., Sulaksono, S., Perwitasari, D., & Faisol, S. A. (2023). Literasi hukum: Legalitas produk dan halal awareness dalam rangka meningkatkan pemasaran usaha mikro, kecil, dan menengah. ABISATYA: Journal of Community Engagement, 1(2), 28–38. https://doi.org/10.26740/abisatya.v1i2.27963

Kontribusi BMT NU Ngasem Cabang Senori dalam transformasi ekonomi pedesaan melalui pendekatan keuangan syariah. (2025). Journal of Islamic Finance and Syariah Banking.

Digital marketing for village products: GeoDesaConnect platform development. (2026). Garuda.

Fauzi, A., & Rahayu, S. (2023). Implementasi SDGs desa di Indonesia: Tantangan dan strategi. Jurnal Perencanaan Pembangunan, 7(2), 112–130.

Harefa, M. S., Fatih, M. Z. A., Saragih, C. O., Pangaribuan, D. P., & Sari, A. C. (2025). Pemanfaatan limbah minyak jelantah sebagai alternatif produk lilin aromaterapi dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 34854–34859. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.33529

Haryanto, T., & Setiawan, A. (2021). Digitalisasi UMKM di pedesaan: Peluang dan hambatan. Jurnal Manajemen Indonesia, 21(3), 210–225.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2020). SDGs desa: Percepatan pencapaian tujuan pembangunan nasional berkelanjutan.

Kusumastuti, A., & Adi, P. (2023). Kolaborasi pentahelix untuk inovasi desa. Jurnal Ilmu Administrasi, 20(1), 88–105.

Nugroho, B., & Susilowati, D. (2022). Transformasi digital dan kewirausahaan desa. Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan, 18(2), 99–115.

Peningkatan pendapatan yang signifikan sebagai hasil sinergi program pembangunan desa. (2025). Jurnal Geografi.

Prasetyo, A. (2025). Analisis penerapan SDGs dalam perencanaan pembangunan desa. Jurnal Pembangunan Daerah.

Prasetyo, A., et al. (2022). Tantangan implementasi SDGs desa di wilayah tertinggal. Jurnal Pembangunan Daerah, 14(1), 40–58.

Putra, D., & Wicaksono, T. (2022). Model pentahelix dalam pengembangan ekosistem desa wisata. Jurnal Pariwisata, 9(2), 134–150.

Rahmadi, A., & Lestari, P. (2020). Penguatan tata kelola BUMDes menuju desa mandiri. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 13(2), 67–85.

Slamet, R., Nainggolan, B., Roessobiyatno, R., Ramdani, H., Hendriyanto, A., & Ilma, L. L. (2016). Strategi pengembangan UMKM digital dalam menghadapi persaingan global. Jurnal Manajemen Indonesia.

Syahroni, M. A., et al. (2023). Implementasi model pentahelix dalam pengembangan desa wisata. Jurnal Ilmu Administrasi.

Transformasi digital dalam tata kelola perizinan usaha. (2026). Garuda.

Wafi, M. F. H., et al. (2026). Implementasi digital marketing UMKM sebagai upaya pemberdayaan dan penguatan ekonomi lokal Desa Babakan. Prosiding KAMPELMAS.

Yunas, N. S. (2019). Implementasi konsep pentahelix dalam pengembangan potensi desa. Jurnal Administrasi Publik.

Downloads

Published

2026-09-15

Issue

Section

Articles