PENDAMPINGAN ANTI-BULLYING SEBAGAI STRATEGI TRANSFORMASI KESADARAN DAN PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN RIYADUS SHOLIHIN KETAPANG PROBOLINGGO

Authors

  • Khoiriyah Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

DOI:

https://doi.org/10.46773/98fv9y49

Abstract

Perundungan (bullying) di lingkungan pesantren merupakan persoalan sosial yang berkaitan dengan perilaku individu, dinamika teman sebaya, pola interaksi, dan norma sosial dalam komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat pemahaman, kesadaran kritis, dan kapasitas preventif santri di Pondok Pesantren Riyadus Sholihin, Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif lapangan melalui pendampingan partisipatif yang melibatkan 200 santri putri. Pendampingan dilakukan melalui asesmen sosial, penyuluhan anti-bullying, refleksi kritis, diskusi berbasis kasus, penguatan active bystander, dan peer support. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, diskusi kelompok terarah, catatan reflektif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik refleksif. Hasil kegiatan menunjukkan berkembangnya pemahaman santri terhadap berbagai bentuk perundungan serta munculnya kecenderungan untuk lebih aktif dalam pencegahan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa literasi anti-bullying perlu ditransformasikan menjadi kesadaran kritis dan kapasitas tindakan sosial. Proses ini dirumuskan melalui kerangka Pesantren Anti-Bullying Resilience yang mengintegrasikan literasi anti-bullying, kesadaran kritis, active bystander, peer support, dan ketahanan sosial pesantren. Pendampingan menegaskan pentingnya pencegahan perundungan berbasis komunitas dalam membangun lingkungan pesantren yang aman, suportif, inklusif, dan responsif.

References

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Braun, V., & Clarke, V. (2021). One size fits all? What counts as quality practice in (reflexive) thematic analysis? Qualitative Research in Psychology, 18(3), 328–352. https://doi.org/10.1080/14780887.2020.1769238

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357. https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Irvan, M. F., Siswanto, Y., Prasetyaningtyas, F. D., Nusantara, B. A., & Wulandari, D. A. (2025). Reduksi bullying di pondok pesantren melalui program literature-based group activity. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(3), 877–890. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i3.23938

Khoir, A. K., & Kurniawati, F. (2025). Bullying in pesantren (Islamic boarding school): A systematic review of its psychological effects, influencing factors, and intervention strategies. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 11(1), 14–31. https://doi.org/10.19109/psikis.v11i1.27270

Nst, M. N., Wilodati, W., & Abdullah, M. N. A. (2023). Pengaruh perilaku active defending pada bystander terhadap pencegahan bullying (Studi kasus siswa SMA di Kota Medan). JSHP: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 7(2). https://doi.org/10.32487/jshp.v7i2.1789

Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell.

Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 42(5), 533–544. https://doi.org/10.1007/s10488-013-0528-y

Pratiwi, D., Pandang, A., & Aryani, F. (2024). Bullying in pesantren and its mitigation. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, 10(2). https://doi.org/10.26858/jppk.v10i2.67935

Salmivalli, C., Lagerspetz, K., Björkqvist, K., Österman, K., & Kaukiainen, A. (1996). Bullying as a group process: Participant roles and their relations to social status within the group. Aggressive Behavior, 22(1), 1–15.

Swearer, S. M., & Hymel, S. (2015). Understanding the psychology of bullying: Moving toward a social-ecological diathesis-stress model. American Psychologist, 70(4), 344–353. https://doi.org/10.1037/a0038929

UNESCO. (2019). Behind the numbers: Ending school violence and bullying. UNESCO.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles