INTEGRASI KURIKULUM PESANTREN DAN SEKOLAH UMUM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MODERN ISLAMI

Authors

  • Ahmad Masruhan Zakariya Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Afiful Ikhwan Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Bambang Harmanto Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Muhammad Abdul Rahim Universitas Muhammadiyah Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.46773/muaddib.v5i1.2691

Keywords:

Curriculum integration, Boarding School, Character Building, Islamic Modern

Abstract

As a result of advancements in telecommunications, transportation, and technology, Indonesian education faces four challenges related to globalisation in the areas of culture, morals, and ethics. The alternative is to create an integrated school that merges traditional and Islamic boarding schools, focusing on academic, religious, and character characteristics with solid cultural reinforcement. This research analyses the concepts, strategies, and implications of integrating Islamic boarding school and public school curricula in forming modern Islamic characters at the Zumrotus Salamah Tawangsari Islamic Boarding School, Tulungagung. This study uses a qualitative approach, a case study type; data collection techniques using in-depth interviews with the Chair of the Foundation, the Headmaster, a sample of 5 teachers, and a sample of 3 students (santri), participant observation during the learning process and documentation of the curriculum structure of the Zumrotus Salamah Islamic Boarding School, participant observation and documentation; data analysis techniques: data presentation, data reduction, and concluding; data checking was carried out through diligent observation and triangulation tests. Research Results: (1) The concept of integrating the curriculum of Islamic boarding schools and public schools in the formation of modern Islamic character by correlating the core (government) curriculum with the pesantren curriculum whose primary reference is from the book of aqidatul awwam and the involvement of education experts and senior humanists; (2) Integration strategy by instilling tafaqquh fid dien (taqwa that does not lose cultural identity), periodic evaluations according to stakeholder needs, integrating a curriculum that has a modern Islamic character, especially in extracurricular activities; (3) The implication of integration is that there is a diametrical relationship between morals and culture, which affects the style of speech and manners of students, school formal wear uses traditional Javanese clothing, extracurricular activities with old Javanese games such as enggrang, dakonan, coblak-coblak suweng, etc. which instill the values of tolerance, togetherness, growing mutual trust (honesty), justice and patience according to QS. Al-Maidah: 8.

References

Abdullah. Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktik. Yogyakarta: Ar Ruzz Media, 2007.

Abdurrahman. “Implementasi Manajemen Kurikulum Pesantren Berbasis Pendidikan Karakter.” At-Turāṡ IV, no. 2 (2017): 279–297.

Ainurrafiq. Pesantren dan Pembaharuan: Arah dan Implikasi. Jakarta: Gramedia, 2001.

Awangga, Suryana Putra N. Desain Proposal Penelitian Panduan Tepat dan Lengkap Membuat Proposal Penelitian. Yogyakarta: Piramid Publiser, 2007.

Azis, A. Rosmiyaty. Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Sibuku, 2016.

Bungin, Burhan. Metodologi Penelitian Kualitatif, Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2012.

Bungin, Burhan. Analisis data penelitian kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003.

Dakir. Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum. Jakarta: Rineka Cipta, 2003.

Darma Kusuma dkk. Kajian Teori dan Praktek di Sekolah, Cet. 3. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2012.

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi 4. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2011.

Dhofier, Zamakhsyari. Tradisi Pesantren (Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3ES, 2011.

Djamaludin dan Abdulah Aly. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia 1998.

Emzir. Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2010.

Fatmah, Nirra. “Pembentukan Karakter Dalam Pendidikan”. Jurnal Tribakti 29, no. 2 (2018): 369-387.

Hamalik, Oemar. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2005.

Hasan, M. Ali dan Mukti Ali. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya, 2003.

Hasanah, Aan. Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: Insan Komunika, 2013.

Hasbullah. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003.

Idris, Zahara. Dasar-Dasar Kependidikan. Bandung: Angkasa, 1981.

Ihsan, Fuad. Dasar-Dasar Ilmu Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta, 1995.

Ikhwan, Afiful. Filsafat Pendidikan Islam (Memahami Prinsip Dasar). Sleman: Diandra Kreatif, 2018.

Ikhwan, Afiful. Konsep Dasar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Ponorogo: Unmuh Ponorogo Press, 2019.

Ikhwan, Afiful. “Integrasi Pendidikan Islam (Nilai-Nilai Islam dalam Pembelajaran.” Ta'allum 02, no. 2 (2014): 179–194.

Ikhwan, Afiful. “Kajian Sosio Historis Pendidikan Islam Indonesia Era Reformasi.” Edukasi 05, no. 01 (2017): 14–32.

Ikhwan, Afiful. “Penerapan Manajemen Hubungan Sekolah dan Masyarakat dalam Perspektif Islam.” Al-hayat 2, no. 1 (2018): 1–16.

Ikhwan Afiful, Metode Penelitian Dasar (Mengenal Model Penelitian dan Sistematikanya) (Tulungagung: STAI Muhammadiyah Tulungagung, 2020.

Indrawan, Irjus. “Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam.” Al-Afkar: Jurnal Keislaman dan Peradaban 2, no. 1 (2016): 90.

Istarani. Kurikulum Sekolah Berkarakter. Medan: Media Persada, 2012.

Iswan. “Pembentukan Karakter Islami pada Siswa Sekolah Dasar”. Islamadina 20, no. 2 (2019): 129-141.

Junaidi, Kholid. “Sistem Pendidikan Pondok Pesantren di Indonesia (Suatu Kajian Sistem Kurikulum di Indonesia,” Istawa 2, no. 1 (2016): 95–110.

Kementerian Agama RI. Qur’an Asy syifaa’ hafalan terjemah dan tajwid berwarna metode tikrar. Bandung: PT Sygma Examedia Arkanleema, 2019.

Koesoema, Doni. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo, 2007.

Kusnandi. “Integrasi Kurikulum Berbasis Pesantren pada Lembaga Pendidikan.” Jurnal Kependidikan 5, no. 2 (2017): 279–291.

Lahmi, Ahmad. “Peranan Sekolah Dalam Pendidikan Islam.” Istawa 1, no. 2 (2016): 121-138.

Margono, S. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2003.

Milles, Mattew B. and A. Michael Huberman, Analisis Data Kualitatif. Terj. Tjetjep rohendi rohidi. Jakarta: UI Press, 1992.

Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2009.

Muawanah, Jumrotul. “Integrasi Sistem Pendidikan Pesantren Dan Madrasah Di Pondok Pesantren Taruna Al-Qur’an Putri Sleman Yogyakarta.” Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2012.

Muhaimin. Rekonstruksi Pendidikan Islam: Dari Paradigma Pengembangan, Manajemen Kelembagaan, Kurikulum hingga Strategi Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press, 2009.

Muhaimin. Wacana Pengembangan Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003.

Muhtarom. Reproduksi Ulama di Era Globalisasi Resistansi Tradisional Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Mujib, Abdul. dan Jusuf Mudzakir. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana, 2008.

Muksin, “Syistem Pendididkan Pesantren Kampus” Reflektika: Jurnal Keislaman IDIA Prenduan: 20.

Najibul, Akhmad. “Strategi Manajemen Pesantren di Malang Menuju Pesantren Mandiri (Studi Analisis Aplikasi Konsep Total Quality Manajemen di Pesantren).” UIN Sunan Ampel, 2013.

Nasution, S. Asas-asas Kurikulum. Jakarta: Bumi Aksara, 1995.

Nata, Abudin. Manajemen Pendidikan: Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia, edisi 4. Jakarta: Kencana, 2012.

Nisa’, Khoirun dan Chusnul Chotimah. “Pengembangan Kurikulum Pondok Pesantren.” Inovatif 6, no. 1 (2020): 45-68.

Qomar, Mujamil. Kesadaran Pendidikan: Sebuah Penentu Keberhasilan Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2012.

Qomar, Mujamil. Pesantren dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Erlangga, 2005.

Salafudin. "Islamisasi Ilmu Pengetahuan. “Forum Tarbiyah.” 11, no. 2 (2013): 194-216.

Semin. “Manajemen Pendidikan Berbasis Budaya Pesantren Dalam PembentukanKarakter Mahasiswa (Studi atas Ma’had al-Jami’ah Ulil Absar IAIN Ponorogo).” Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, 2015.

Siregar, Rahmad Nauli. “Konsep Dasar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah.” Studi Multidisipliner 4, no. 2 (2017): 67-89.

Subki. “Integrasi Sistem Pendidikan Madrasah Dan Pesantren Tradisional; Studi Kasus Pondok Pesantren Al-Anwar Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang.” Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang, 2013.

Sugiyono. Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2006.

Sugiyono. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2008.

Sukmadinata, Nana Syaodih. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya, 2016.

Suriyadi. Strategi Pembelajaran Karakter. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2013.

Tafsir, Ahmad. Ilmu Pendidikan Dalam Prespektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya, 1999.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1996.

W. Best, John. Metodologi Penelitian Pendidikan. Terj. Sanafiah Faisal, Mulyadi Guntur Waseso. Surabaya: Usaha Nasional, 1982.

Wahid, Abdurrahman. Menggerakkan Tradisi (esai-esai Pesantren). Yogyakarta: LKIS, 2011.

Zainiyati, Husniyatus Salamah. “Model Kurikulum Integratif Pesantren Mahasiswa dan UIN Maliki Malang.” Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman 18 no. 1 (2014): 139-158.

Downloads

Published

2023-04-07

Issue

Section

Articles