STRATEGI GURU PAI DALAM MENANAMKAN MODERASI BERAGAMA MELALUI PEMBELAJARAN DIGITAL MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DASAR

Authors

  • Bambang Sismedi Saputro Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Musa Asy’arie Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Sekar Ayu Aryani Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Muthoifin Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.46773/6gz3s962

Keywords:

Religious Moderation, Digital Learning, Multicultural Education, Islamic Religious Education, MDVI Model

Abstract

This study aims to analyze the strategies of Islamic Religious Education (PAI) teachers in instilling the value of religious moderation (wasathiyyah) through multicultural digital learning in elementary schools. The theoretical framework integrates Albert Bandura's Social Learning Theory in the digital ecosystem and the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach. The literature review shows a research gap where previous studies discussed religious moderation, digital transformation, and multicultural education partially at the basic education level. The research method used Systematic Literature Review (SLR). Initial identification through the Scopus database netted 55,032 articles, which were filtered using the PRISMA Flowchart to produce 27 reputable final articles (2024-2026) to be analyzed using content analysis. The results show that the integration of digital learning acts as a digital enabler of abstract religious concepts, while the multicultural approach provides an inclusive sociological context for learners. The implications of the research emphasize that the success of instilling tolerance in elementary children depends on the synergy of teachers' Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) competencies and material sensitivity to diversity. The scientific novelty of this research succeeded in formulating a new instructional model syntax: the Multicultural Digital Values Internalization (MDVI) Model through five operational stages (5D), namely Digital Stimulus, Diverse Dialogue, Digital Modeling, Deep Reflection, and Deeds Doing which is adaptive to the psychological development of elementary school students.

References

Abdullah, M. R., & Hashim, A. (2024). Desain kurikulum pendidikan Islam integratif: Menyeimbangkan muatan fikih normatif dan etika sosial kemasyarakatan. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 8(1), 45–58.

Afriyanto, A., Supriyanto, A., & Wahyuni, S. (2024). Transformasi pembelajaran PAI berbasis multikulturalisme melalui implementasi pendekatan inklusif di lingkungan sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan JMP, 12(2), 112–125.

Al-Farabi, M., & Firmansyah, F. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Multikultural Pada Siswa SMA. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(3), 221–228. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v3i3.265

Al-Sowaidi, A. M., & Mohammed, F. A. (2024). Tantangan pedagogis instruktur dalam menanamkan nilai-nilai humanisme Islam kontekstual pada komunitas pendidikan dasar yang terisolasi. International Journal of Islamic Educational Studies, 6(2), 89–104.

Al-Sowaidi, B., & Mohammed, T. A. S. (2024). Assessing Graduateness in Higher Education Islamic Tertiary Institutions in South Africa: Towards a Pedagogical Contextual Approach. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 23(10), 599–620. https://doi.org/10.26803/ijlter.23.10.29

Aldyandra, A., & Sirozi, M. (2024). Adaptasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam terhadap Kebutuhan Generasi Milenial. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(3), 443–450. https://doi.org/10.54371/jiepp.v4i3.567

Amin Ali Prabowo, A., Setiawan, B., & Rahmawati, E. (2026). Integrasi nilai-nilai dasar moderasi beragama dalam kurikulum dan materi pembelajaran PAI di tingkat sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Islam Wasathiyyah, 5(1), 12–25.

Amin Ali Prabowo, F., Maulana, M. F., & Mutamimah, D. H. (2026). Integrasi Nilai Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran PAI SEKOLAH DASAR. Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An), 6(1), 131–139. https://doi.org/10.36636/primed.v6i1.7069

Budiman, A. (2024). Rekonstruksi pemikiran teologi inklusif dalam pendidikan Islam sebagai fondasi teoretis kurikulum multikultural. Mizan: Jurnal Pemikiran Islam, 10(2), 201–215.

Elvy Gustina, E., Hartono, R., & Handayani, T. (2025). Efektivitas model Project-Based Learning (PBL) berbantuan media digital dalam menguatkan karakter moderat dan kolaborasi siswa. Jurnal Technology Pendidikan Nusantara, 14(3), 310–324.

Fauzi, M. M. (2026). Internalisasi Nilai Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran PAI Multikultural Di Sekolah Dasar. Al-Makrifat: Jurnal Kajian Islam, 11(1), 45–66. Retrieved from https://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/makrifat/article/view/7309

Felix, M. (2026). Rekonstruksi ruang inklusi sosial dan dialog antar-iman pada lembaga pendidikan dasar pasca-apartheid. African Educational Review, 23(1), 77–92.

Fitriani, S. (2026). Analisis kompetensi digital guru PAI dalam mengelola ruang diskusi virtual yang ramah terhadap keragaman mazhab dan keyakinan. Jurnal Media Dan Pembelajaran Keagamaan, 9(1), 56–70.

H. A. R. Tilaar. (2004). Multikulturalisme: Tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional.

Hidayat, T. (2026). Strategi sekolah dasar swasta dalam mengimplementasikan nilai moderasi beragama melalui kegiatan ekstrakurikuler berbasis teknologi. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 11(2), 144–158.

Iroth, J. L. (2026). Analisis pola interaksi pedagogis guru-murid dan negosiasi relasi kuasa dalam penanaman nilai kebinekaan di sekolah inklusi. Sociologi Pendidikan Indonesia, 4(1), 88–102.

Kemenag RI. (2022). Moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan Islam. Jakarta: Kemenag Press.

Lestari, P. (2025). Pamanfaatan cerita rakyat digital berbasis web untuk menanamkan nilai-nilai pluralisme dan persatuan pada fase anak usia dasar. Jurnal Edukasi Dasar, 13(2), 190–204.

Mahfud, C. (2025). Formulasi strategi pembelajaran PAI berbasis platform digital untuk menangkal radikalisme dan menumbuhkan sikap wasathiyyah. Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 21(1), 103–118.

Mahfud, M. (2025). Model dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Digital dalam Membangun Moderasi Beragama: Studi Kasus di MTsN 3 Pamekasan. Dinamika: Jurnal Studi Kepesantrenan Dan Keislaman, 3(02), 69–85. Retrieved from https://ejournal.peradaban.or.id/index.php/dinamika/article/view/43

Malik, A. (2024). New variants of ultra-conservative Islamic schools in Indonesia: A study on Islamic school endeavor with Islamic group movement. Power and Education, 16(1), 14–28. https://doi.org/10.1177/17577438231163042

Malik, A. H. (2024). Tantangan integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam kurikulum madrasah dasar tradisional di wilayah pedesaan. Journal of Islamic Technology and Education, 3(2), 150–163.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological Pedagogical Content Knowledge: A Framework for Teacher Knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054. https://doi.org/10.1111/j.1467-9620.2006.00684.x

Muhajir, M., Kultsum, U., Choiri, M. M., Mustonah, S., Kulkarni, H., & Karim, A. (2025). Integrating Multicultural Values to Foster Tolerance and Inclusivity in Islamic Religious Education. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 17–32. https://doi.org/10.15575/jpi.v11i1.44607

Mustafayeva, A., Paltore, Y., Pernekulova, M., & Issakhanova, M. (2023). Islamic Higher Education as a Part of Kazakhs’ Cultural Revival. Journal of Ethnic and Cultural Studies, 10(3), 103–127. https://doi.org/10.29333/ejecs/1515

Najib, M. (2026). Strategi manajemen kurikulum adaptif dalam menyinergikan sistem pendidikan tradisional dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Jurnal Inovasi Kurikulum, 15(1), 40–55.

Nguyen, T. M. (2026). Pengaruh ekosistem digital sekolah terhadap pembentukan rasa memiliki (sense of belonging) siswa dari latar belakang minoritas. Global Journal of Educational Research, 31(2), 215–230.

Ningsih, S. R. (2026). Pemetaan tren publikasi global seputar manajemen pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di era disrupsi digital. Jurnal Bibliometrik Pendidikan, 4(1), 15–29.

Nisa, K, Utomo, S., & Wardani, N. K. (2025). Integrasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan TPACK dalam penyusunan perangkat pembelajaran di sekolah dasar multikultural. Jurnal Pembelajaran Inovatif Kontemporer, 6(2), 142–156.

Nisa, Khairun, Syafitri, E., & Simanungkalit, A. (2025). Integrating Culturally Responsive Teaching and TPACK Frameworks in the Design and Validation of Indonesian Language Learning Tools for Multicultural Schools. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 24(12), 268–294. https://doi.org/10.26803/ijlter.24.12.12

Prasetyo, H. (2025). Efektivitas pemanfaatan komik digital interaktif bermuatan multikultural dalam meningkatkan pemahaman karakter toleransi siswa SD. Jurnal Pendidikan Grafika Interaktif, 8(3), 222–235.

Pratama, R. (2026). Pengalaman empiris guru PAI dalam menghadapi tantangan polarisasi sosial-politik di ruang kelas sekolah dasar. Jurnal Fenomenologi Pendidikan, 5(1), 76–90.

Rahmawati, D. (2025). Peran guru kelas sebagai agen resolusi konflik sosial melalui internalisasi nilai inklusi pada anak usia dasar. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Anak, 11(1), 63–75.

Saputra, A., Kurniawan, D., & Lestari, F. (2025). Korelasi antara intensitas penggunaan gawai cerdas dengan tingkat empati sosial anak usia sekolah dasar di wilayah urban. Jurnal Psikologi Perkembangan Anak, 12(2), 105–119.

Shihab, M. Q. (2019). Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. Tangerang: Lentera Hati.

Sukardi, J. S., Hanum, F., & Efianingrum, A. (2025). Pola pendidikan multikultural dalam meningkatkan toleransi di kalangan siswa sekolah menengah. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 44(3), 701–713. https://doi.org/10.21831/cp.v44i3.84362

Sultan, M. A. (2026). Pengaruh kompetensi multikultural guru keagamaan terhadap disposisi pemikiran kritis dan sikap anti-hoaks siswa di era informasi. Jurnal Keagamaan Dan Komunikasi, 10(1), 89–103.

Suwadi, S., Anwar, M., & Rohman, A. (2025). Desain instrumen pengukuran kerangka kerja TPACK untuk menguji kesiapan digital guru PAI dalam jabatan. Jurnal Evaluasi Pendidikan Islam, 9(2), 175–189.

Widianingsih, I., Abdillah, A., & Adikancana, Q. M. (2024). Inclusive development policy research: research identification, and future agenda. Cogent Social Sciences, 10(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2356054

Wijaya, B., Saputro, T., & Nugroho, A. (2025). Analisis isi (content analysis) muatan moderasi beragama dan literasi digital pada buku teks utama Pendidikan Agama Islam tingkat dasar. Jurnal Kajian Kurikulum PAI, 7(4), 410–425.

Yusuf, M. (2024). Penerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan video interaktif untuk meningkatkan sikap toleransi beragama siswa. Jurnal Metodik Pedagogik, 10(3), 302–315.

Zainuddin, Z., Harun, M. Z., & Alias, N. (2024). Analisis tingkat literasi digital guru agama dan pengaruhnya terhadap kemampuan memproduksi konten edukasi moderat secara mandiri. Malaysian Journal of Islamic Education, 12(2), 134–148.

Downloads

Published

2026-07-05

Issue

Section

Articles