STUDI NORMATIF ATAS KETENTUAN PENCATATAN NIKAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LEGALITAS KELUARGA SIRI
DOI:
https://doi.org/10.46773/usrah.v5i2.1071Abstract
This study aims to normatively analyze the legal provisions on marriage registration in Indonesia and its implications for the legal status of families involved in unregistered (siri) marriages. The research employs a normative legal method using statutory, conceptual, and case approaches. Data sources include primary, secondary, and tertiary legal materials, analyzed descriptively and prescriptively. The findings indicate that marriage registration is a formal legal requirement necessary for a marriage to have legal standing under state law. The absence of registration, as in siri marriages, leads to various legal consequences, including the unrecognized status of wives and children, the loss of inheritance and marital property rights, and the lack of legal protection for women and children. Based on the theories of legal certainty and legal protection, the state holds the responsibility to affirm marriage registration as an essential instrument of legality and the protection of civil rights within the family.
References
Abd Rahman, A. H. H. (2020). HKI: Penyuluhan Pencatatan Pernikahan Sebagai Wujud Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.
Asnawi, H. S. (2024). Sejarah, Urgensi dan Tipologi Pencatatan Perkawinan dalam Undang-undang Keluarga Islam di Negara Muslim. Bulletin of Community Engagement, 4(2), 525-539.
Dewi, S., & Sahruddin, S. (2024). Peran Kantor Urusan Agama (KUA) Dalam Meminimalisir Praktik Nikah Siri: Studi Di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Private Law, 4(2), 298-306.
Hardiyanti, D. P., Fajrina, R. M., Reumi, F., Katjong, K., Judijanto, L., Mamonto, A. A. N., ... & Thalib, E. F. (2024). Dasar Hukum: Kajian Khusus Teori Hukum di Indonesia. PT. Green Pustaka Indonesia.
Hariati, S., & Salat, M. (2023). Pernikahan Di Bawah Umur Dalam Perundang- Undangan Di Indonesia Perspektif Hukum Islam. JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA, 9(3), 381-392.
Kudoti, R., Alting, H., & Sinay, S. B. (2024). Analisis Yuridis Kepastian Hukum Terhadap Proses Pencatatan Kelahiran Anak Dari Seorang Ibu Di Direktorat Jenderal Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Journal Of Syntax Literate, 9(12).
Laili, R. N., & Santoso, L. (2021). Analisis Penolakan Isbat Nikah Perspektif Studi Hukum Kritis. Al-Manhaj: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 3(1), 1-34.
Lestari, W. (2023). Inkonsistensi Peraturan Pencatatan Nikah Di Indonesia Pasca Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 108 Tahun 2019 Dalam Teori Kepastian Hukum, Kemaslahatan Dan Harmonisasi Hukum (Master's thesis, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Marwansyah, M., Ridwan, R. B., & Hidayat, R. (2020). Itsbat Nikah Serta Implementasi Pasca Terbitnya UU Nomor 1 Tahun 1974 (Studi Terhadap Pandangan Nahdlatul Ulama Kabupaten Kepahiang) (Doctoral dissertation, IAIN Curup).
Masdukhin, A. (2023). Analisis Keabsahan Perkawinan dalam Kompilasi Hukum Islam Perspektif Maqas} id Al Syari’ah Jasser Auda (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).
Nurlaila, N., Yefrizawati, Y., Sembiring, I. A., & Azwar, T. K. D. (2023). Status Anak Kelahiran Perkawinan Tanpa Pencatatan Pemilikan Harta Warisan dari Ayah Biologis dalam Masyarakat Tionghoa di Kota Bagansiapiapi. Journal of Law & Policy Review, 1(2), 167-181.
OKTAVIANI, M. (2022). Implementasi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Terhadap Keabsahan Status Perkawinan Menurut Hukum Positif dan Maqashid Syariah (Studi Kasus Kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota).
Pasmatuti, D. (2017). Analisa Terhadap Putusan Mahkamah Kontitusi Nomor 46/Puu- Viii/2010 Mengenai Status Anak. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 3(1), 1-13.
Qurrata'Ayun, N., eka Pratiwi, S., Sari, D. A., & Noormala, S. (2024). Menggugat Kekuatan Patriarki: Hak-hak perempuan dalam transformasi menuju kesetaraan gender. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 2(2), 677-694.
Ratnawati, E., Kamba, S. N. M., Sihombing, J. S., & Maloringan, J. F. (2021). Catat Perkawinan Untuk Kepastian Dan Perlindungan Hukum (Studi Kasus: Kabupaten Minahasa Utara). Jurnal Legislasi Indonesia, 18(2), 233.
Setiawan, Y. (2022). analisa pencatatan nikah (Kawin belum tercatat) pada KK dalam persfektif disdukcapil purwakarta. Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies, 3(2).
Sugiharto, S., Nawi, S., & Abbas, I. (2024). Kedudukan Hak Waris Anak Luar Kawin Yang Memiliki Akta Kelahiran Ditinjau Dari Kuh Perdata Dan Komplikasi Hukum Islam. Journal of Lex Philosophy (JLP), 5(2), 994-1012.
Suyanto, S. H. (2023). Metode Penelitian Hukum Pengantar Penelitian Normatif, Empiris Dan Gabungan. Unigres Press.
Syamdan, A. D., & Purwoatmodjo, D. D. (2019). Aspek hukum perkawinan siri dan akibat hukumnya. Notarius, 12(1), 452-466.
Tarmizi, T. (2016). DAMPAK NIKAH SIRI DALAM PEMBENTUKAN KELUARGA SAKINAH. Istinbath: Jurnal Hukum, 13(2), 327-360.
Zubaidah, D. A. (2019). Pencatatan perkawinan sebagai perlindungan hukum dalam perspektif maqāṣid asy-syarī’ah. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 12(1), 15-28.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 SATRIYA PAMUNGKAS Siti muisyatun munawaroh, Ana billah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




