RELEVANSI PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAHRUR PADA PENINGKATAN PERCERAIAN ASN DAN P3K DI KABUPATEN BLITAR SEBAGAI PEMBELAJARAN TERHADAP SANTRIWATI PONDOK PESANTREN ULIL ALBAB

Authors

  • yusron hanafi bahrun STIT Muhammadiyah Ngawi

DOI:

https://doi.org/10.46773/5d57yn64

Abstract

This study investigates the applicability of Muhammad Syahrur's progressive Islamic thought to address the escalating divorce rates among civil servants and contract-based government employees (P3K) in Blitar Regency, Indonesia. The research aims to extract pertinent lessons from Syahrur's interpretations, particularly concerning gender roles and marital dynamics, for the female students of Ulil Albab Islamic Boarding School It employs a qualitative research methodology, analyzing Syahrur's philosophical and linguistic approaches to religious texts to reinterpret traditional views on marriage and divorce, which can contribute to a more nuanced understanding of contemporary marital challenges Specifically, this study examines how Syahrur's emphasis on gender equality and justice within Islamic frameworks can offer practical guidance for young Muslim women navigating modern societal pressures and marital complexities Furthermore, it explores how a deeper understanding of Syahrur's methodology can empower these students to critically engage with prevailing patriarchal norms that often contribute to marital instability, offering an alternative framework for fostering resilient and equitable marital relationships The findings are expected to provide insights into developing an educational curriculum that integrates Syahrur's progressive interpretations, thereby equipping santriwati with the intellectual tools to address the root causes of divorce, such as financial instability, unequal gender roles, and dysfunctional communication, prevalent in contemporary Indonesian society .

References

Akhmad Vijaini, S. H. (2025). Perkawinan Anak Dalam Perspektif Maqashid Syariah Jasser Auda. CV. AZKA PUSTAKA.

Al-Muhajir, A., & Soviah, A. (2023). Pernikahan Dini Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif Di Indonesia. ASA, 5(2), 34–61.

Al Maliki, M. A. (2021). Fikih Sosial dan Kesetaraan Hak dalam Keluarga: Studi Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Perubahan Ketentuan Batas Minimal Usia Perkawinan di Indonesia. Penerbit A-Empat.

Ali, Z. (2021). Metode penelitian hukum. Sinar Grafika.

Aminudin, A., Rokan, M. K., & Zulham, Z. (2025). Pengaruh Globalisasi Terhadap Perubahan Nilai Perkawinan Keluarga Islam di Indonesia. Rechtsnormen Jurnal Komunikasi Dan Informasi Hukum, 3(2), 61–69.

Anton, A., Fadhlan, M., Nurlia, N., Fauziah, H., & Anggita, Y. (2025). Analisis Syarat, Rukun Pernikahan dalam Hukum Islam dan Implementasinya di Indonesia. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(1), 792–798.

Anwar, W. A., Sururie, R. W., Fautanu, I., Wahyu, A. R. M., & Yaekaji, A. (2024). A Perkawinan Dini di Era Modern: Analisis Relevansi, Tantangan Penetapan dan Implementasi Batas Minimal Usia Nikah. DIKTUM, 45–69.

Asep Maulana Rohimat, M. S. I. (2021). Ushul Fiqh Kontemporer. Asep Maulana Rohimat.

Badruddin, B., & Supriyadi, A. P. (2022). Dinamika hukum Islam Indonesia: reaktualisasi norma Islam dalam menalarkan hukum positif merespon sosio-kultural era kontemporer. De Jure: Jurnal Hukum Dan Syari’ah, 14(1), 38–57.

Bashori, A. (2020). Filsafat Hukum Islam: Paradigma Filosofis Mengais Kebeningan Hukum Tuhan. Prenada Media.

Ferdiansyah, H. (2018). Pemikiran Hukum Islam Jasser Auda. Yayasan Pengkajian Hadis el-Bukhari.

Firmanto, T., Sufiarina, S., Reumi, F., & Saleh, I. N. S. (2024). Metodologi Penelitian Hukum: Panduan Komprehensif Penulisan Ilmiah Bidang Hukum. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Gumanti, R. (2018). Maqasid Al-Syariah Menurut Jasser Auda (Pendekatan Sistem dalam Hukum Islam). Jurnal Al Himayah, 2(1), 97–118.

Hanifah, A., Nasa, R., & Hafiz, M. A. (2025). Analisis Madzhab Syaf’i Dan Hanafi Tentang Batasan Usia Perkawinan. Al-Muqaranah: Jurnal Perbandingan Hukum Dan Mazhab, 3(2).

Harahap, A. R., & Sehoni, S. (2025). Persepsi Tokoh Agama tentang Pernikahan Dini: Kajian Kualitatif dalam Perspektif Hukum Islam. Journal of Legal Sustainability, 2(2), 8–14.

Irade, A. S. L., Adam, A., & Taufan, M. (2024). Hakikat Tujuan Pernikahan dalam Pandangan Hukum Islam. Prosiding Kajian Islam Dan Integrasi Ilmu Di Era Society (KIIIES) 5.0, 3(1), 194–197.

Jalili, A. (2021). Teori maqashid syariah dalam hukum Islam. Teraju, 3(02), 71–80.

Judiasih, S. D., Dajaan, S. S., & Nugroho, B. D. (2020). Kontradiksi antara dispensasi kawin dengan upaya meminimalisir perkawinan bawah umur di Indonesia. ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 3(2), 203–222.

Juhaidi, A., & Umar, M. (2020). Pernikahan Dini, Pendidikan, Kesehatan Dan Kemiskinan Di Indonesia: Masihkah Berkorelasi? Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 18(1), 1–24.

Lukman, L. (2019). Relevansi Hukum Islam Dan Hukum Positif Tentang Usia Dewasa Dalam Perkawinan. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Maksum, G., Aziz, A., Mutakin, A., Asyari, N. A., Hidayat, T., Nugraha, I. S., Sari, D. P., & others. (2025). Buku Ajar Hukum Perkawinan Di Indonesia: Perspektif Fikih Klasik dan Perundang-Undangan Nasional. Penerbit Abdi Fama.

Masidin, S. H., & others. (2023). Penelitian Hukum Normatif: Analisis Putusan Hakim. Prenada Media.

Mirwan, M. (2025). Maqasid al-Shari`ah and Family Resilience: Exploring the Concept of Wasaʾil in Jamaluddin ʿAthiyyah’s Thought. Journal of Islamic Thought and Philosophy, 4(1), 78–105.

Muhammad Mattori, S. H. (2020). Memahami maqashid syariah Jasser Auda (berbasis pendekatan sistem). Guepedia.

Mutoib. (2024). Rekonstruksi Regulasi Batas Minimal Usia Perkawinan Dalam Peraturan Perundang-Undangan Berbasis Nilai Keadilan. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Nur, S., Mudar, A. N., Hamdiyah, H., Munawar, S., & Priyanto, P. (2025). Harmonisasi Hukum Islam dan Undang-Undang Perkawinan di Indonesia: Kajian Terhadap Usia Minimal Perkawinan. Jurnal Al-Mizan, 12(1), 33–51.

Nurwahyuni, D. (2025). Analisis Dampak Pernikahan Dini Terhadap Perceraian (Studi Kasus Di Kota Serang). PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, Dan Ekonomi Kreatif), 2(1), 1–15.

Prasetiawan, B. D. (2024). Parameter Kedewasaan Perempuan Untuk Menikah Persepektif Sosiologi Keluarga dan Medis (Studi di Kecamatan Punggur Lampung Tengah). IAIN Metro.

Rahmadani, A., & Hidayat, M. (2025). Batas Usia Nikah dan Kedewasaan dalam Pernikahan Menurut Al Qur’an: Studi Terhadap QS. An-Nisa Ayat 6. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 6(3), 1263–1277.

Rahmasari, A. P. (2024). Rekonstruksi Hukum Keluarga Islam Dalam Perspektif Kontemporer. Al-Istinbath: Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum Keluarga Islam, 1(4), 128–139.

Sasono, G. (2023). Perceraian Disebabkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)(Analisis Putusan Pengadilan Agama Kabupaten Kediri Nomor: 3613/Pdt. G/2018/PA. Kab. Kdr). IAIN Kediri.

Solihah. (2025). Hukum Perkawinan dalam Teori dan Perkembangan. Zahir Publishing.

Sukadi, I., Banoet, C., & Amilia, Z. (2024). Perlindungan hukum terhadap perempuan dibawah umur akibat perkawinan dini perspektif maqashid syariah. Egalita, 19(2). https://doi.org/10.18860/egalita.v19i2.29726

Sukmana, O., Damanik, F. H. S., Mather, M., Santoso, M. B., Widowati, W., Siregar, H., Afifah, I., Berlianti, B., Siregar, R. L. V., Afrita, D., & others. (2025). Sosiologi Keluarga: Konsep, Teori, dan Dinamika Permasalahan Keluarga Era Modern. Star Digital Publishing.

Sunarya, M. T. M. (2024). Konsep Ahliyyah Al-ada tentang kecakapan Hukum dan relevansinya dengan Undang-undang no 16 tahun 2019 tentang Perkawinan. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Syahrul Mustofa, S. H., & others. (2019). Hukum Pencegahan Pernikahan Dini. Guepedia.

Triliya, S. (2018). Pembatasan Usia Perkawinan Ditinjau Dari Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA) dan Maqashid Syari’ah. IAIN Curup.

Verdiana, N. (2022). Rekonstruksi Regulasi Batas Kedewasaan Atau Kecakapan Seseorang Dalam Melakukan Perbuatan Hukum Berbasis Nilai Keadilan. Universitas Islam Sultan Agung (Indonesia).

Wardatusshopa, F., Ummah, I., Karmilah, K., Sirozudin, S., Hidayat, W., & Djazimi, D. (2024). Keutamaan Ilmu dalam Perspektif Hadis. Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan Dan Agama Islam, 23(1), 516–525.

Widiarty, W. S. (2024). Buku ajar metode penelitian hukum. Publika Global Media.

Wiranda, R. J. (2021). Pro-Kontra Undang-Undang Pembatasan Usia Nikah Dalam Tinjauan Maqashid Syari’Ah. Universitas Islam Sultan Agung (Indonesia).

Yasin, M. (2024). Kajian Hadits: Anjuran Segera Menikah bagi Pemuda Mapan Sumber: https://islam.nu.or.id/ilmu-hadits/kajian-hadits-anjuran-segera-menikah-bagi-pemuda-mapan-jbFdk ___ Download NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap! https://nu.or.id/superapp (And. https://islam.nu.or.id/ilmu-hadits/kajian-hadits-anjuran-segera-menikah-bagi-pemuda-mapan-jbFdk

Yogie Fahrisal, S. H., MM, M. H., Haney Fuza Primadiane, S. H., & others. (2025). Perkawinan Dibawah Umur: Perlindungan Anak dan Telaah Yuridis Dalam Praktek Peradilan. Detak Pustaka.

Zakaria, H. (2023). Tinjauan Maslahah Terhadap Peningkatan Usia Pernikahan Anak Dalam Undang-Undang Nomor: 16 Tahun 2019. IAIN Parepare.

Downloads

Published

2026-01-05

Issue

Section

Articles