MULTIPERAN PEREMPUAN DAN KETAHANAN RUMAH TANGGA: ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PEREMPUAN MODERN
DOI:
https://doi.org/10.46773/n3a6dz46Abstract
Women are a key factor in maintaining household resilience. However, social developments in the modern era have given rise to the phenomenon of multiple roles among married women with children, which is often viewed as potentially disruptive to family stability. This study aims to analyze the impact of multiple roles on household resilience, the strategies employed to achieve household resilience, and the perspectives of Islamic law on this practice. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including interviews, observation, and literature review. The results indicate that women's multiple roles are not always detrimental to household integrity; instead, they can strengthen household stability provided they manage their roles effectively, manage their time effectively, and receive family support. From an Islamic legal perspective, multiple roles are permissible (mubah) as long as household obligations are met and in accordance with sharia. This research provides a legal basis for modern women to balance social and family roles. The primary contribution of this research lies in its empirically based study of modern women's practices, analyzed from an Islamic legal perspective, with a focus on strengthening household resilience.
References
Adi W. Gunawan. (2007). The Secret of Mindset.
Adinugraha, H. H. (2018). Kewenangan dan Kedudukan Perempuan dalam Kedudukan Perempuan dalam Perspektif Gender: Suatu Analisis Tinjauan Historis. 17(1), 42–62.
Alfi, Z., & Nabila, Z. (n.d.). Fiqih perempuan kontemporer (wanita karier). 38–52.
Daharis, A., Pradana, S. Y., Hasibuan, K., Fadjriani, L., & Mardiansyah, H. (2025). Relevansi Konsep Mubadalah Dalam Relasi Suami-Istri Menurut Hukum Keluarga Islam The Relevance of the Concept of Mubadalah in Husband-Wife Relations According to Islamic Family Law. 8(3), 1557–1563. https://doi.org/10.56338/jks.v8i3.7201
Djunaedi. (2018). peran ganda perempuan dalam keharmonisan rumahtangga.
Ezha, I., Rizhal, N., & Nafis, A. (2025). Menimbang Skala Prioritas dalam Kaidah Fikih : Antara Darurat dan Kebutuhan.
Firdaus, M. R. (2026). Integrasi Prinsip Sakinah-Mawaddah-Rahmah dalam Pembinaan Keluarga Muslim Kontemporer : Kajian Tematik Al-Qur ’ an terhadap Fondasi Ketahanan Keluarga. 3(1), 98–108.
Harahap, K. F., Adly, A., & Marpaung, W. (2021). Perhitungan Weton sebagai Penentu Hari Pernikahan dalam Tradisi Masyarakat Jawa Kabupaten Deli Serdang (Ditinjau dalam Persfektif ‘Urf dan Sosiologi Hukum). Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam, 9(02), 308–309. https://doi.org/10.30868/am.v9i0
Hidayat, S. M., & Nazwa, I. L. (2023). Peran Wanita dalam Rumah Tangga Menurut Agama Islam : Tinjauan Al-Quran dan Hadist (Vol. 1).
Hisyam et al. (2025). Peran Perempuan dalam Rumah Tangga dan Komunitas. 2(2), 279–292.
Kurniati.A. (2017). Strategi Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam Pelayanan Konseling KB pada Balai Penyuluhan KB di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/5114/1/kurniati amos.pdf
Liputan6. (2024). Konflik Peran Adalah: Memahami Dilema Peran Ganda dalam Kehidupan. https://www.liputan6.com/feeds/read/5775183/konflik-peran-adalah-memahami-dilema-peran-ganda-dalam-kehidupan?page=2
Maharani, E. P. (2019). konflik peran ganda wanita karier. univesitas islam negeri maulaa malik ibrahim malang.
Mangnguluang, S. R., Firdaus, F., & Kusuma, P. (2023). Hubungan Konflik Peran Ganda dengan Keharmonisan Keluarga pada Wanita Karir di Kota Makassar. 1(11), 26–34.
Norhilma. (2024). Pandangan empat mazhab tentang wanita karier dalam perspektif hukum islam. 17(2), 73–82.
Norma, A., Jazuli, M., Halimah, S., Niswah, H., & Efendy, N. (2024). Wanita Karir dan Dampaknya terhadap Rumah Tangga. 5, 1691–1700.
Nurliana. (2010). Wanita Karir Menurut Hukum Islam. 9.
Qomariyah, S. (2020). Peran Ibu dalam Mendidik Anak pada Surah Al-Ahqaf (46) Ayat 15 dalam Tafsir Ibnu Katsir. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA MEDAN.
Rizka, H., Shuhufi, M., & Iqbal, N. A. (2025). Transformasi Peran Ganda Perempuan Perspektif Fikih Gender. 2(1), 1–8.
Royhan, M. (2023). Kemitraan Suami Istri Perspektif Hukum Keluarga Islam dan Implementasinya pada Anggota Jama ’ ah Tabligh Medan Amplas. 6(1), 2250–2262.
Sari et al. (2025). Analysis of Stress Coastal Women Patterns in. 10. https://doi.org/10.21070/psikologia.v10i2.1904
Silmia Adawiya. (n.d.). Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural? https://bincangmuslimah.com/kajian/tafsir-qs-al-ahzab-ayat-33-domestikasi-perempuan-syariat-atau-belenggu-kultural-28309/
Siregar, N., & Hasanah, U. (2025). Peran Ganda Istri dalam Budaya Patriarki : Analasis Kesetaraan Gender dan Perspektif Maqasid Syariah. November.
Supriyono, B. (2019). Peran perempuan dalam keluarga menurut hukum keluarga Islam (studi perempuan pedagang di Pasar Tejo Agung Kecamatan Metro Timur Kota Metro).
Syariah, H. F., Uin, H., & Fatah, R. (2019). Konflik peran ganda wanita terhadap ketahanan ekonomi keluarga. 12(1), 56–64.
Syarifudin, M. (2024). El-Hikmah : Jurnal Ilmu Dakwah dan RUMAH TANGGA. 21(12), 144–151.
Yunita, R. D. (2017). Dilema Ibu Bekerja. jurnal ilmiah psikologi, 3, 7.
Yunita (2024). Perempuan karir menurut pandangan islam. Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 78–87.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hanifah Vemilia Zia Azizah Sartono, Arif Husnul Khuluq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




