ANALISIS HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF TERHADAP FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENCERAIAN DI KALANGAN PASANGAN MUDA: STUDI KASUS DI KABUPATEN KLATEN
DOI:
https://doi.org/10.46773/9x90k329Abstract
The issue of increasing divorce rates among young couples in Klaten Regency indicates vulnerability in family resilience, particularly among couples married for less than five years. This study aims to analyze the factors causing divorce among young couples and examine them from the perspective of Islamic law and Indonesian positive law. The method used is qualitative research with a case study approach, through in-depth interviews with judges at the Klaten Religious Court and analysis of court decisions, laws and regulations, and literature on fikih munakahat. The results of the study show that internal factors include economic problems, constant disputes and arguments, and mental and emotional immaturity. External factors include infidelity influenced by social media, family interference, and dependence on parents. From an Islamic law perspective, these factors can be considered valid reasons for divorce after reconciliation efforts have failed, with divorce being considered a last resort. Meanwhile, positive law through Law No. 1 of 1974 and the Compilation of Islamic Law stipulates that divorce can only be carried out through the courts with sufficient reasons and valid evidence. In conclusion, divorce among young couples in Klaten is influenced by a combination of internal and external factors that are normatively recognized in Islamic law and positive law as valid grounds for divorce.
References
Adjeng Rizka Suwarnoputri, Hayu Stevani, Naila Najah Putriviandi, Nasywa Nurjihan, Hanan Nahda, Amanda Setiawan, & Syifa Kautsar. (2024). Analisis Pemahaman Mahasiswa Terhadap Konsep Kesiapan Pernikahan. Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling, 10(1), 1–21.
Ahmad. (2025). Penggunaan Aplikasi Michat Sebagai Penyebab Perselingkuhan Di Tinjau Dalam Aspek Hukum Islam. Uin Palopo.
Ali, F. F., Jannah, S., & Sa’dianti, S. (2025). Gugat Cerai Terhadap Suami Yang Melakukan Zina Dalam Mazhab Syafii Dan Kompilasi Hukum Islam: Divorce Lawsuits Against Husbands Committing Adultery In The Perspective Of Mazhab Syafii And The Compilation Of Islamic Law. Al-Fikrah: Jurnal Kajian Islam, 2(2), 665–690.
Anam, F. K., & Usman, M. (2025). Keretakan Rumah Tangga Akibat Perilaku Merokok: Analisis Putusan Pengadilan Agama Depok No. 4245/Pdt.G/2018/Pa.Dpk Dalam Perspektif Maqashid Syariah. Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(4), 372–392. Https://Doi.Org/10.46773/Usrah.V6i4.2474
Anggraeni, R. D., & Primadianti, D. (2021). Perlindungan Hukum Pihak Istri Dalam Pengajuan Khulu’ Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Journal Of Islamic Law, 5(1), 17–28.
Arifin, I., Nurhidayat, A., & Santoso, M. P. (2021). Pengaruh Pernikahan Sosial Keberagaman. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 8(2), 66–80.
Arifudin, Y. F. (2023). Kasus Campur Tangan Orang Tua Dalam Rumah Tangga Anak Yang Menikah Usia Muda Di Desa Condong-Tasikmalaya: Suatu Tinjauan Hukum Islam. El’aailah: Jurnal Kajian Hukum Keluarga, 2(2), 52–68.
Arofik, S. (2022). Jurnal Hukum Dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Pembatalan Pernikahan (Fasakh Nikah) Dalam Berbagai Legislasi. Stai Darussalam Krempyang Nganjuk, 2(1), 2–3.
Aufa, N. (2024). Pembuktian Perkara Cerai Gugat Dengan Alasan Perselisihan Atau Pertengkaran Secara Terus-Menerus (Studi Pengadilan Agama Semarang Kelas 1a). Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Fauziah, N. P. N., & Amanita, A. (2020). Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Terkait Perkawinan Di Bawah Umur Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Dialektika Hukum, 2(2), 129–147.
Goode, W. J. (1951). Economic Factors And Marital Stability. American Sociological Review, 16(6), 802. Https://Doi.Org/10.2307/2087507
Hariyadi, R. (2023). Iplementasi Peraturan Talak Dan Rujuk Di Indonesia. Perspektif Surah, 19(1), 146–158.
Hisan, A. M. (2022). Analisis Yuridis Putusan Hakim Tentang Cerai Gugat Akibat Ditinggal Suami Yang Belum Genap Dua Tahun (Ghoib) Di Pengadilan Agama Jakarta Barat (Studi Putusan Nomor: 2407/Pdt. G/2021/Pa. Jb). Unusia.
Imaduddin, A. (N.D.). Konstitusionalitas Perceraian Sebab Perselisihan Dan Pertengkaran Antara Suami Isteri (Analisis Pasal 39 Ayat 2 Huruf F Uu Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan).
Indahsari, E. (2025). Upaya Mewujudkan Keluarga Sakinah Pada Pernikahan Dini Di Desa Puntukdoro Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Perspektif Quraish Shihab. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.
Kusmardani, Alex, Syafe’i, Abdulah, & Usep, S. (2016). Faktor-Faktor Penyebab Perceraian Dalam Perspektif Hukum Keluarga Antar Mazhab Islam Dan Tealita Sosial. 3(3), 1–23.
Lailiyah, K. N., Hakim, R. N., Mukti, G. A., & Mubaroka, K. U. (2025). Kesiapan Mental Ibu Muda Dari Pernikahan Usia Dewasa Awal Di Kota Surabaya. Jkkp (Jurnal Kesejahteraan Keluarga Dan Pendidikan), 12(1), 72–82.
Majid, A. (2024). Problematika Awal Pernikahan Dalam Sebuah Pernikahan Ideal Dalam Pandangan Sosiologi Agama Article History : Memberikan Banyak Manfaat , Termasuk Dukungan Emosional , Pertumbuhan Pribadi ,. Thejournalish: Social And Government, 5(4), 525–537.
Maswanto, A. R., & Rashida, A. U. (2025). Pengaruh Intervensi Orang Tua Terhadap Keberlangsungan Rumah Tangga Anak. Al-Ashlah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 4(1), 17–29.
Mubarrak, Z., & Irfan Nur, M. (2023). Wewenang Hakam Dalam Menyelesaikan Sengketa Rumah Tangga (Syiqaq) Dalam Fiqh Syafi’iyyah. Jurnal Al-Nadhair, 2(2), 77–100. Https://Doi.Org/10.61433/Alnadhair.V2i2.39
Mujiono, R. S. B. (2025). P-135-157-Artikel-2025-1-Template+2025-1-Mujiono. Justicia Journal, 14 No:1(14), 135–157. Https://Ejournal.Undar.Or.Id/Index.Php/Justicia/Article/View/803
Munir, M., & Holid, M. (2021). Konsep Mediasi Konflik Suami Istri Menurut Tafsir Surah An-Nisa’ Ayat 35. Asa, 3(2), 15–27. Https://Doi.Org/10.58293/Asa.V3i2.28
Nano, F. (2024). Pertimbangan Hakim Dalam Mengabulkan Dispensasi Perkawinan Pada Penetapan Nomor 27/Pdt. P/2021/Pa. Ed.(Studi Kasus Pengadilan Agama Ende). Uin Mataram.
Nisa, A. N. (2024). Efektivitas Tata Cara Perceraian Dalam Perspektif Hukum Fiqh Dan Hukum Positif : Suatu Evaluasi. Al Mustofa; Journal Of Islamic Studies And Research, 01(01), 199–211.
Nur, D., Ahmad, F., Ananda, W. T., Handia, V., Jeannette, F., Putri, R. A., & Tangerang. (2025). Perceraian Dini Dalam Perspektif Sosiologis: Penyebab, Proses, Dan Dampaknya. Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 14(12).
Nurwahyuni, D. (2025). Analisis Dampak Pernikahan Dini Terhadap Perceraian (Studi Kasus Di Kota Serang). Panuntun (Jurnal Budaya, Pariwisata, Dan Ekonomi Kreatif), 2(1), 1–15.
Octaviani, F., & Nurwati, N. (2020). Dampak Pernikahan Usia Dini Terhadap Perceraian Di Indonesia. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Humanitas, 2(2), 33–52.
Prakasa, S., Harun, M., & Erniwati. (2020). Konsep Li’an Studi Komparasi Dalam Kitab Bidayatul Mujtahid Dan Fiqh Sunnah. Jurnal Muqaranah, 4(2), 89–108.
Rambe, N. (2024). Dampak Pernikahan Usia Remaja Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Di Desa Ujung Bandar Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu. Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Ad-Dary Padangsidimpuan.
Rayung Wulan, S. E. (2019). Perceraian Yang Mengakibatkan Dampak Negatif Terhadap Anak Khususnya Anak Dibawah Umur. Journal De Facto, 6(1), 1–12. Https://Doi.Org/10.36277/Jurnaldefacto.V6i1.13
Rozy, Y. F. (2022). Penafsiran “ La Taqrabu Al- Zina ” Dalam Qs . Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hrozy, Yahya Fathur. “Penafsiran ‘ La Taqrabu Al- Zina ’ Dalam Qs . Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka Dan Tafsir Al-Mishbah Karya M . Quraish Shihab ) Abstrak :” Qist: Journal Of 65 Q. Qist: Journal Of 65 Quran Tafseer Studies, 1(1), 65–77.
Sabiq, S. (1983). Fiqh Al-Sunnah, Jilid Ii. Beirut: Dar Al-Fikr.
Sari, N. (2022). Perceraian Dengan Alasan Nafkah Di Dalam Rumah Tangga Terhadap Gugatan Perceraian Di Pengadilan Agama Tarakan. Universitas Borneo Tarakan.
Tsamara, S. T. . (2020). Pemenuhan Nafkah Anak Pasca Perceraian Orang Tua Di Kabupaten Klaten.
Wibisono, Y., Kuswanto, K., & Ajid Husain, M. (2025). Permasalahan Dan Penyebab Perceraian (Studi Kasus Pengadilan Agama Kabupaten Jombang). Justicia Journal, 14(1), 52–74. Https://Doi.Org/10.32492/Jj.V14i1.14104
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naufal Ahmad Fauzan, Muhammad Yassir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




