PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KALIANGET-BESUKI MELALUI PENGOLAHAN JAMU JAHE MERAH: STUDI KASUS PENERAPAN PARTICIPATORY ACTION RESEARCH
DOI:
https://doi.org/10.46773/djce.v4i1.1682Abstract
Masyarakat pedesaan di Indonesia seringkali menghadapi tantangan ekonomi yang signifikan, termasuk keterbatasan lapangan kerja dan rendahnya pendapatan. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan untuk mengatasi masalah ini adalah pemanfaatan sumber daya alam lokal, seperti tanaman obat. Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan tanaman obat yang memiliki nilai ekonomi dan khasiat kesehatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kalianget-Besuki, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, melalui pengolahan jamu jahe merah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan 10 peserta (fasilitator, tokoh masyarakat, dan 8 warga) dalam seluruh tahapan penelitian, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan jamu jahe merah yang higienis dan bernilai jual. Meskipun data kuantitatif yang presisi belum tersedia, proyeksi berdasarkan studi kasus serupa menunjukkan potensi peningkatan pendapatan yang signifikan bagi peserta. Selain itu, proyek ini juga meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, membangun jaringan sosial, dan menumbuhkan optimisme baru. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan bahan baku dan pemasaran. Kesimpulannya, pengolahan jamu jahe merah memiliki potensi besar untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Kalianget-Besuki, namun diperlukan dukungan berkelanjutan, terutama dalam penyediaan bahan baku, peningkatan kualitas produk, dan perluasan pasar.
References
Bahtiar, A. H., Arifin, M., Muhaimin, M., & Arifin, M. (2022). PENGOLAHAN BAWANG MERAH GORENG UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA TEGALREJO. DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement, 1(2), 65–76. https://doi.org/10.46773/djce.v1i2.317
Kemmis, S., & McTaggart, R. (2005). Participatory Action Research: Communicative Action and the Public Sphere. In The Sage handbook of qualitative research, 3rd ed. (pp. 559–603). Sage Publications Ltd.
Khumairo, G. A., & Handayani, B. L. (2022). HABITUS MASYARAKAT DI DAERAH KEKERINGAN PADA DESA JATISARI KABUPATEN SITUBONDO. Journal of Urban Sociology, 5(1), 59–74. https://doi.org/10.30742/jus.v5i1.2050
Ladiana, N. (2019). Kolaborasi Pengembangan Destinasi Wisata Tampora Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur Kabupaten Situbondo [Thesis, Program Studi Ilmu Administrasi Negara Jurusan Ilmu Adminitrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember.]. https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/98746
Maria Elftrida Sako & Adeline Norawati Hutapea. (2016). Analisis Pendapatan Usaha Industri Jamu di Kelompok Tani Prima Mandiri Desa Usapinonot. Agrimor, 1(03), 65–66.
Nareshwari, A. (2023). Strategi Pengembangan Usaha Produk Jamu Tradisional Ridho Jaya, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo [Thesis]. INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONOROGO.
Nuringsih, K. (2013). PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO BERBASIS JAMU SEBAGAI BENTUK KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT. Semnas Fekon, 1.
Qomaria, N. (2014). ANALISIS PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN SITUBONDO. https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/59475
Samsinas, S., & Haekal, A. (2024). Metode Participatory Action Research dalam Pemberdayaan Pengrajin Batik Berbasis Budaya Lokal. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 4(2), 214–226. https://doi.org/10.24239/moderasi.Vol4.Iss2.128
Umayyah, U. (2023). PAR (Participatory Action Research): Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Lingkungan Desa Kunjorowesi. Jurnal Abdidas, 4(6), 562–573. https://doi.org/10.31004/abdidas.v4i6.879
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 rifqi khairul anam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

