IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DALAM PENGUATAN KESEHATAN MENTAL SISWA : STUDI KASUS DI MIM NGLARAN I

Authors

  • Risma Mega Utami Institut Studi Islam Muhammadiyah Pacitan
  • Ismail Institut Studi Islam Muhammadiyah Pacitan

DOI:

https://doi.org/10.46773/qeggav28

Abstract

Abstract:

Indications of suboptimal mental health of students at MIM Nglaran I and the lack of systematic integration of spiritual values ​​into learning are the background of this research. Students show a tendency to experience anxiety, stress, difficulty managing emotions, and aggressive behavior in social interactions. This study aims to analyze the implementation of Aqidah Akhlak learning in strengthening mental health, identify the strategies implemented, and understand their contribution to emotional regulation and psychological resilience of students. This study used a descriptive qualitative approach with a case study design. Subjects included sixth-grade students, Aqidah Akhlak teachers, and the madrasah principal. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed through reduction, presentation, and drawing conclusions with triangulation to ensure validity. The results indicate that teacher role models, religious habits, and religious activities contribute to increased self-confidence, emotional regulation, empathy, and the ability to manage anxiety. However, their effectiveness is influenced by the consistency of implementation and support from the school.

Abstrak:

Indikasi kurang optimalnya kesehatan mental siswa di MIM Nglaran I serta belum terintegrasinya nilai-nilai spiritual secara sistematis dalam pembelajaran menjadi latar belakang penelitian ini. Siswa menunjukkan kecenderungan mengalami kecemasan, stres, kesulitan mengelola emosi, dan perilaku agresif dalam interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran Aqidah Akhlak dalam penguatan kesehatan mental, mengidentifikasi strategi yang diterapkan, serta memahami kontribusinya terhadap regulasi emosi dan ketahanan psikologis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek meliputi siswa kelas VI, guru Aqidah Akhlak, dan kepala madrasah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi untuk menjamin keabsahan. Hasil menunjukkan bahwa keteladanan guru, pembiasaan religius, dan kegiatan keagamaan berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri, regulasi emosi, empati, serta kemampuan mengelola kecemasan. Namun, efektivitasnya dipengaruhi konsistensi pelaksanaan dan dukungan dari sekolah.

References

Ayun, Q., Taufik, T., & Ruhaena, L. (2024). Peran Religious Coping terhadap Psychological Distress pada Mahasiswa: Scooping Review. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 5(2), 115. https://doi.org/10.24014/pib.v5i2.26954

Baharuddin, B. (2024). Kesehatan Mental Sebagai Faktor Penghambat atau Pendukung Proses Belajar Siswa: Kajian Literatur. Sipakatau: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(2), 1-19.

Dharma, D. S. A. (2022). Program Studi S3 Ilmu Pendidikan Konsentrasi Pendidikan Luar Biasa, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 Artikel Info. Special and Inclusive Education Journal, 3(2), 115–123.

Edward Nimits Abraham. (2025). Ritualitas ke Relasionalitas: Doa Pagi sebagai Strategi Pembinaan Rohani Siswa SMA Berbasis Nilai Galatia 5:22–23. REDOMINATE Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 6(2), 53–66. https://doi.org/10.59947/redominate.v6i2.143

Fajarudin, A. A. (2023). MENTAL HEALTH DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK KELAS VII MTS KHA WAHID HASYIM BANGIL. Center of Education Journal (CEJou), 4(2).

Hasan, Z., & Zubairi, Z. (2023). Strategi Dan Metode Pebelajaran Akidah Akhlak. TARQIYATUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Madrasah Ibtidaiyah, 2(1), 38-47.

Indriani, D., Casini, Rizky, N., Herawati, P., & Kurniawati. (2025). Pengembangan model pendidikan karakter berbasis experiential learning dan kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 22830–22835.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2022.

Kusumawati, A. A. (2024). Self Regulation Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik. Jurnal EMPATI, 13(3), 47–52. https://doi.org/10.14710/empati.2024.45013

Magfirah Magfirah, & Daroe Iswatiningsih. (2025). Strategi Pembelajaran Sosial Emosional (SEL) untuk Mengatasi Perundungan Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar. Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Matematika, 2(3), 133–142. https://doi.org/10.62383/katalis.v2i3.2062

Mahendradhata, Y., Ahmad, R. A., Lazuardi, L., Wilastonegoro, N. N., Meyanti, F., & Sebong, P. H. (2021). Kesehatan Global. UGM PRESS.

Mustafidah, N., Mufid, A., & Sutarno, S. (2025). IMPLEMENTASI PEMBINAAN KESEHATAN MENTAL OLEH GURU AKIDAH AKHLAK UNTUK PESERTA DIDIK KELAS X DI MA KARTAYUDA WADO KEDUNGTUBAN BLORA. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(5).

Muhamad Ishaac, Muhammad Ferdy Hidayat, & M. Zaki Mubarak. (2024). Pengaruh Pendidikan Islam Terhadap Perkembangan Emosional Anak: Perspektif Psikologi Pendidikan Dalam Keluarga Dan Sekolah. Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 373–392. https://doi.org/10.46773/alathfal.v5i2.1409

Nurahma, G. A., & Hendriani, W. (2021). Tinjauan sistematis studi kasus dalam penelitian kualitatif. Mediapsi, 7(2), 119-129.

Nurul Mubin, M., Muhammad Nur Ikhasan, B., & Zarkasi Putro, K. (2021). Pendekatan Kognitif-Sosial Perspektif Albert Bandura Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Edurelegia, 05(01), 92–103.

Rachmaningtyas, S. C., & Novitasari, R. (2024). Hubungan antara spiritualitas Islam dan kesejahteraan psikologis pada masa transisi remaja menuju dewasa. PSISULA : Prosiding Berkala Psikologi, 6, 419–441.

Rahmelia, V., & Wijayanti, A. T. (2025). Analisis Faktor Penghambat dan Model Implementasi Pendidikan Karakter di Indonesia. Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter, 8(1), 22–30. Retrieved from http://journal.ummat.ac.id/index.php/pendekar 30%0AAnalisis

Safitri, C. N., & M. Hajar Dewantoro. (2025). Penerapan Teori Perkembangan Moral Jean Piaget dan Kholberg dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 6(1), 310–319. https://doi.org/10.55623/au.v6i1.461

Sindy, S. S., Eka, N. N., & Munawaroh, H. (2025). Keterkaitan Regulasi Emosi dan Prestasi Akademik Siswa: Perspektif Psikologi Pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 2(3), 229–237. Retrieved from https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/view/167

Sopia Aprilia Ningsih, Achmad Muharram Basyari, Anie Rohaeni, & Roni Nugraha. (2025). Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Keagamaan dalam Membentuk Sikap Religius Anak Usia Dini. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(3), 3803–3818. https://doi.org/10.58230/27454312.2860

Suhiroh, I., & Kurniawan, A. F. (2022). Hakikat Dan Ruang Lingkup Kajian Multidisiplioner Materi Aqidah Akhlak. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum, 1(2).

Suryani, G. M., & Irman, E. S. (2025). PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN KESEHATAN MENTAL BERBASIS AGAMA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SISWA. MUHAFADZAH, 5(2), 79-87.

Suryaningsih, C., & Imelisa, R. (2024). Kesehatan Mental dan Perkembangan Anak Usia Pra Sekolah Saat Transisi Pandemik Covid 19. Journal of Education Research, 5(1), 902-913.

Vernisha, A., Arina, B. A., & Intan, N. (2024). Kolerasi antara Akhlak Islami dan Kesehatan Mental. Jurnal Ilmiah Psikologi dan Kesehatan Masyarakat, 2(2), 33-44.

Wulandari, U., & Nuriyati, T. (2025). PERAN NILAI–NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENDUKUNG KESEHATAN MENTAL REMAJA. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(5).

Yusri, N., Ananta, M. A., Handayani, W., & Haura, N. (2024). Peran penting pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter pribadi yang Islami. Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 12-12.

Downloads

Published

2026-04-15

Issue

Section

Articles