Peran Guru Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Berkemampuan Kognitif Rendah Di Mi Wahana Ilmi Gondosari
DOI:
https://doi.org/10.46773/gt6gcg41Abstract
Pendidikan di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) merupakan masa transisi krusual di mana minat belajar siswa harus di pupuk secara optimal. Namun, kenyataan di lapagan menunjukkan adanya keberagaman kemampuan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru sebagai motivator dalam mengeksplorasi minat belajar siswa berkemampuan kognitif rendah serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru di MI Wahana Ilmi Gondosari. Pendidikan merupakan salah satu aspek yag sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Guru merupakan komponen penting di bidang Pendidikan juga dalam proses pembelajaran. Adapula banyak cara pengajar dalam meningkatkan minat belajar seperti dijelaskan oleh Slameto, yaitu: Menggunakan minat-minat yang ada, membentuk minat belajar yang baru, menghubungkan dengan peristiwa sensasional, memakai insentif dalam usaha mencapai tujuan pembelajaran. Siswa dengan kemampuan kognitif rendah sering kali mengalami krisis kepercayaan diri dan kehilangan minat belajar karena merasa tertinggal dari teman sebayanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang melibatkan guru kelas, siswa berkemampuan kognitif rendah, kepala madrasah, dan rekan sejawat. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mendalam mengenai strategi motivasi yang efektif dalam mengakselerasi minat belajar siswa yang lambat belajar (slow learner).
Kata Kunci: Peran Guru, Motivator, Minat Belajar, Kemampuan Kognitif Rendah
References
Adawiyah, F. (2021). Variasi metode mengajar guru dalam mengatasi kejenuhan siswa di sekolah menengah pertama. Jurnal Paris Langkis, 2(1), 68–82.
Amanullah, A. S. R. (2022). Mekanisme pengendalian emosi dalam bimbingan dan konseling. Conseils: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 2(1), 1–13.
Anisah, N., Rumatoras, R., & Maskhuliah, P. (2025). Memahami Karakteristik Psikologis Peserta Didik untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran. Journal Innovation in Education, 3(1), 128–137.
Ansya, Y. A., Halimatussakdiah, E. D. S., Mandasari, N. K., Humaira, N. U., & Rahma, M. (2025). Pendekatan Neurosains Kognitif untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar. CV Jejak (Jejak Publisher).
Arianti, A. (2018). Peranan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 12(2), 117–134.
Fauji, I. (2022). Literasi membaca dalam kurikulum merdeka dan koherensinya dengan karakteristik anak usia jenjang sekolah dasar. Institut PTIQ Jakarta.
GILANG, A. R. (2025). PENGALAMAN KOMUNIKASI GURU DALAM PEMBELAJARAN TAHFIDZ UNTUK MEMBANGUN KETERHUBUNGAN SPRITUAL DAN INTELEKTUAL (Studi Fenomenologi Pada Guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nurul Hidayah). UNIVERSITAS ANDALAS.
Hasanah, M. (2021). Pengaruh Pembelajaran Daring Dan Kesehatan Mental Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sma Negeri 6 Kota Tangerang Selatan. Institut PTIQ Jakarta.
Ibrahim, A. M. (2024). Studi tentang Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Motivasi Guru terhadap Hasil Belajar Siswa di lingkungan pendidikan. Journal Of Holistic Education, 1(1), 19–38.
Jainiyah, J., Fahrudin, F., Ismiasih, I., & Ulfah, M. (2023). Peranan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(6), 1304–1309.
Lestari, E. T. (2020). Cara praktis meningkatkan motivasi siswa sekolah dasar. Deepublish.
Mindaryani, Y., Darsinah, D., & Wulandari, M. (2024). Problematika Kognitif Anak Disabilitas di SD IT Muhammadiyah Al-Kautsar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 6(1), 97–109.
Panuju, R. (2018). Pengantar Studi (Ilmu) Komunikasi: Komunikasi sebagai Kegiatan Komunikasi sebagai Ilmu. Kencana.
Purwandani, N. H., & Minsih, S. A. (2023). PENERAPAN METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (SAS) PADA KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN SISWA KELAS RENDAH SDN 02 MACANAN KECAMATAN KEBAKKRAMAT KARANGANYAR. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Ramadhan, Y. M., & Hasni, M. (2026). Dinamika Peran Guru Sekolah Dasar dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Eduaksara: Jurnal Kajian Pembelajaran Dasar, 1(1), 31–45.
Restiani, H. (2024). Strategi efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa Sekolah Dasar. JPT: Jurnal Pendidikan Tematik, 5(2), 272–279.
ROHMAN, M. F. H. (2019). PENGARUH KREATIVITAS DAN SELERA HUMOR GURU TERHADAP MINAT BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII MTS DARUL FALAH KEDUNGPRIMPEN TAHUN PELAJARAN 2018/2019. IKIP PGRI BOJONEGORO.
Septiani, I., Lesmono, A. D., & Harimukti, A. (2020). Analisis minat belajar siswa menggunakan model problem based learning dengan pendekatan STEM pada materi vektor di kelas X MIPA 3 SMAN 2 Jember. Jurnal Pembelajaran Fisika, 9(2), 64–70.
Suharni, S. (2021). Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(1), 172–184.
Tri, T. (2024). Menyikapi Rasa Ketakutan: Motivasi Mengatasi Rasa Takut. Penerbit Andi.
Ulandari, S., & Pranata, O. D. (2025). Minat Belajar Siswa pada Konteks Integratif Analisis Kondisi dan Faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Biologi, 9.
Ulfah, U., Arifudin, O., & Kartika, I. (2021). Pengaruh aspek kognitif, afektif, dan psikomotor terhadap hasil belajar peserta didik. Jurnal Al-Amar: Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Agama Islam, Manajemen Dan Pendidikan, 2(1), 1–9.
Djaali. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi AKsara.
Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain, Aswan. (2006). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Fatolosa Hulu. (2021). PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN. Jurnal Education and Development, 9, 651–655.
Hamalik, O. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Kurniasari, W., Sugiyono, Y. K., & Diana. (2025). Systematic Literature Review: Strategi Pembelajaran Guru dalam Menangani Siswa Slow Learner. Journal UPGRIS, 5(2).
Sardiman, A. M. (2016). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sirajuddin, S. H., dkk. (2023). Peran Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Anak Slow Learners di Madrasah Ibtidaiyah Yaslim. Saraweta: Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 3(1).
Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners. Alexandria: ASCD.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Yulianingsih, Eka. 2014. Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Akidah Akhlak Siswa Kelas I MIN Ngestiharjo Wates Yogyaakarta. Skripsi: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Zainal, dkk. (2023). Strategi Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dengan Pengelolaan Kelas yang Efektif. Ibtidai: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(2)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurdian Arum Praptama Wati, Ahmadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



