MANAJEMEN DAKWAH INKLUSIF PERSPEKTIF KH. ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR) DALAM MEMBANGUN ISLAM MODERAT DI INDONESIA

Authors

  • Amelia Shabrina Universitas Yudharta Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.46773/9hbya149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen dakwah inklusif perspektif KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), implementasinya dalam membangun Islam moderat, serta relevansinya dalam menghadapi tantangan dakwah kontemporer di Indonesia. Urgensi penelitian ini dilatarbelakangi oleh menguatnya eksklusivisme, intoleransi, dan radikalisme yang mengancam harmoni sosial masyarakat Indonesia yang pluralistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer bersumber dari karya-karya utama Gus Dur, antara lain Islam Kosmopolitan (2007), Tuhan Tidak Perlu Dibela (1999), dan Islamku Islam Anda Islam Kita (2006), sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) serta analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep dakwah inklusif Gus Dur berlandaskan tiga nilai inti, yaitu keterbukaan, penghargaan terhadap keberagaman, dan dialog antaragama sebagai instrumen pembangun harmoni sosial. Implementasi dakwah inklusif diwujudkan melalui tiga strategi utama: pendidikan, pendekatan budaya, dan dialog antaragama yang saling melengkapi. Selain itu, pemikiran Gus Dur terbukti relevan dalam menangkal radikalisme, intoleransi, dan konflik sosial di era modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen dakwah inklusif perspektif Gus Dur merupakan model dakwah yang komprehensif dan kontekstual, serta berkontribusi dalam mewujudkan Islam yang damai, moderat, dan rahmatan lil ‘alamin.

References

Agung, A. Nurkidam, & Muhiddin Bakri. (2025). The Da’wah Strategy of Gus Dur: A Model for Promoting Religious Tolerance. Continuum: Indonesian Journal Islamic Community Develpoment, 3(I), 10–19.

Ahmad, F. (2021). ISLAM NUSANTARA MENURUT GUS DUR: KAJIAN PRIBUMISASI ISLAM. 4(1), 167–186.

Ahmad Rizki, N. A. N. M. (2024). Pluralisme prespektif abdurrahman wahid (gus dur) dan relevansinya dengan pendidikan multikultural. 2(2), 245–251.

Amri, K. (2021). MODERASI BERAGAMA PERSPEKTIF AGAMA-AGAMA DI INDONESIA Khairul. Journal of Islamic Discourses, 4(2), 179.

Aqil, M. (2019). Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta DOI : 6(April), 25–39.

Ardhiansyah, M. A. (2025). Pemikiran Politik Gus Dur terhadap Demokratisasi dan Kebebasan Beragama di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial, Politik, Hukum, 4, 1–11.

Aswari, N. N., Annisa, N., Handayani, T., Negeri, I., & Hidayatullah, S. (2025). Strategi Dakwah Kultural Abdurrahman Wahid : Perspektif Manajemen Dakwah Moderat. 1, 22–39.

Baroroh, A. A., Wijayanti, A., & Yasin, M. (2025). Media Sosial dan Moderasi Beragama dalam Perspektif Islam. Journal of Community Studies and Servies, 1(1), 46–58.

Dani, A. A., Mujahid, I., Java, C., Ghafur, W. A., Islam, U., Sunan, N., Hidayati, D. L., Saifuddin, A., Zuhriya, R., Pratiwi, B., & Zulhazmi, A. Z. (2019). METODE DAKWAH GUS DUR DAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0. Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 4(2), 319.

Fitriah, A. (2013). Pemikiran abdurrahman wahid tentang pribumisasi islam. Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam, 3, 1–21.

Hasibuan, S., Ali, M., Lubis, A., & Dino, R. Al. (2024). Institusi Agama Sebagai Penggerak Perdamaian : Studi Kasus Konflik Sosial di Indonesia. Journal of Contemporary Research, 01(02), 1–15.

M Syaifudin, I. S. (2025). PEMIKIRAN ABDURRAHMAN WAHID TENTANG MULTIKULTURALISME DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. 10.

Maisari, A. (2025). Tantangan Radikalisme dan Ekstremisme : Kajian Kritis Terhadap Ekstremisme Perspektif Moderasi Beragama. Jurnal Peradaban Islam, 7(2), 146–159.

Malau, T. W. (2024). Dialog Antaragama Dan Kontribusi Tokoh Agama Dalam Penyelesaian Konflik Dan Implementasinya Untuk Memperkuat Toleransi Titin Wulandari Malau. 2(1).

Masamah, U. (2016). Pendidikan Islam , Pendidikan Politik , Dan Dialog Antar Umat Beragama Di Indonesia. 4, 1–19.

Millasari, J. N., Asfufah, I., & Mujidah, Y. (2025). Strategi Dakwah dalam Penebar Perdamaian. 1(2), 1–13.

Muhammad, S., Maulana, A., & Wahyudi, B. (2024). Peran Pendidikan Dalam Membentuk Moderasi Beragama Di Lingkungan Masyarakat Majemuk. 1(3), 207–219.

Purnama, W., & Bahrian, B. I. (2025). ISLAM INKLUSIF DALAM PERSPEKTIF GUS DUR : TELAAH PEMIKIRAN ISLAM KONTEMPORER. 02, 487–499.

Rosada, S., Nabilla, T. N., Rahayu, D. S., & Khobir, A. (2025). Multikulturalisme dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam : Menemukan Pondasi Etis untuk Kehidupan Damai di Tengah Perbedaan. 9(4), 1–17.

Rosidi. (2017). Dakwah Multikultural Di Indonesia. Jurnal Studi Dan Keislaman, XIII(2), 481–500.

Siswanto, M., & Fakhruddin, M. A. (2022). Islam Kosmopolitan Gus Dur Dalam Konteks Sosio-Keagamaan Di Indonesia. Journal of Islamic Thought and Philosophy, 01(01), 1–26.

Syaipudin, M., & Rasyid, A. (2023). Strategi Komunikasi Muhammadiyah dalam Menebar Dakwah Kultural Persfektif Muhammad Abu Fatah Al-Bayanuni. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 1, 1–14.

Ummah, nurul hidayatul. (2022). PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAKWAH DI ERA DIGITAL. Jurnal Manajemen Dakwah, X(1), 151–169.

Wafa, A., & Madani, M. T. (2024). Pendidikan Islam Berwawasan Nilai-nilai Toleransi di Pesantren Nazhatut Thullab. 3(1), 8–18.

Wijaya, M. R., Ulum, D., Timur, L., Info, A., & Wahid, K. H. A. (2022). Dakwah Pluralisme K . H Abdurrahman Wahid ( Gus Dur ) di Indonesia : Suatu Konsep Pandangan. Journal of Community Development, 01(01), 37–38.

Zahrah, A., Putri, D., Safira, A., Kholifah, A., Islam, P. A., & Karawang, U. S. (2025). Dampak Globalisasi terhadap Nilai-Nilai Keislaman dalam Pendidikan Agama Islam pendidikan Islam. Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(2), 230–231.

Downloads

Published

2026-06-02

Issue

Section

Articles