PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN IPA DI SDN MONTA
DOI:
https://doi.org/10.46773/ibtidaiyah.v3i1.519Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk tercapainya penguasaan materi yang akan disampaikan oleh guru kepada siswa dan indikator pencapaian hasil belajar siswa akan baik dan meningkat apabila didalam proses pembelajaran terjadi interaksi aktif antara guru dan siswa. Interaksi tersebut akan timbul apabila ada respon baik yang timbul dari siswa. Belajar yang baik harus timbul dari keinginan siswa sendiri. Hal ini akan terjadi apabila siswa merasa senang terhadap pelajaran yang disampaikan. Dari hasil observasi di SDN Monta, umpan balik dari siswa pada proses pembelajaran belum optimal dan masih rendahnya hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA. Berdasarkan masalah tersebut maka diajukan upaya perbaikan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observsi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui lembar observasi untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dan lembar soal untuk mengetahui hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Pada siklus I aktivitas siswa pada pertemuan I dengan nilai rata-rata 68,3% sedangkan pada pertemuan II dengan nilai rata-rata 73,3%, kemudian pada siklus II pada pertemuan pertama dengan nilai rata-rata 76,6% dan pada pertemuan kedua dengan nilai rata-rata 85%. Pada aktivitas mengajar guru pada siklus I pertemuan I dengan nilai rata-rata 75% dan pada pertemuan II dengan nilai rata-rata 80%, sedangkan pada siklus II pertemuan I dengan nilai rata-rata 80% dan pada pertemuan kedua dengan nilai rat-rata 85%. Hasil belajar siswa kelas V SDN Monta terhadap materi pada buku tematik kelas V Sehat Itu Penting pada siklus I mencapai 55% pada siklus II mencapai 90%. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball throwing dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA.References
Hamah B. Uno dan Nurdin Mohamad, Belajar dan Pendekatan, Jakarta: Bumi Aksara. 2011.
Hamdani, Strategi Belajar Mengajar, Bandung: CV Oustaka Setia,. 2011.
Jasa Ungguh Muliawan, Penelitian Tindakan Kelas, Yogyakarta: Penerbit Gava Media, 2018.
Muh. Fitrah, dkk, Teori dan Teknis Peneliti Tindakan Kelas: Alternatif Terbaik Guru dalam Meningkatkan Profesionalisme, Bandung: Manggu Makmur Tanjung Lestari, 2018.
Muhammad Fathurrohman, Model-Model Pembelajaran Inovatif, Jogjakarta: Ar- Ruzz Media, 2017.
Nana Sudjana, dasar-dasar Proses Mengajar, Bandung: Remaja Rosdakarya. 2005.
Naniek Kusumawati. “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV SDN Bondrang kecematan Sawoo Kabupaten ponorogo”, Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, No 1, Volume 2 (2007).
Novan Ardy Wiyani, Desain Pembelajaran Pendidikan, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2017.
Rahman, “Penerapan Metode Snowball Throwing untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V pada SDN No.1 Pantolobete”, Jurnal Kreatif Tadulako Online, No. 4, Volume 5 (2015).
Srie Faizah Lisnasari, “Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Model Snowball Throwing Pada Mata Pelajaran IPA Di SD Swasta Ichwanussafa Tahun Pelajaran 2016/2017”, Jurnal Penelitian, Pemikiran, Dan Pengabdian, No 2, Volume 5 (Juli-Desember 2017).
Yanti Fitria. “Efektivitas Capaian Kompetensi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Sains Di Sekolah Dasar”, Jurnal Inovasi Pendidikan Dan pembelajaran Sekolah Dasar, No 2, Volume 1 (Desember 2017).



