MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI STRATEGI KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION SISWA KELAS V SDN BANJARSUGIHAN II/117 SURABAYA

Authors

  • Sumartini Sumartini SDN Banjarsugihan II/117 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.46773/ibtidaiyah.v1i1.56

Abstract

Mengingat pentingnya mempelajari sains dalam mata pelajaran "Ciri-ciri Cahaya" di kelas V SDN Banjarsugihan II / 117 Surabaya pada khususnya dan di sekolah-sekolah dasar pada umumnya, berdasarkan hasil diskusi dengan teman sebaya perlu ada Tindakan Tindakan Kelas untuk meningkatkan hasil belajar, menghasilkan kreativitas dan ide-ide siswa, menyenangkan bagi siswa melalui Pembelajaran Kooperatif Kelompok Investigasi dengan metode eksperimental. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SDN Banjarsugihan II/117 Surabaya dari bulan Maret sampai April 2018. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus adalah 6 x 35 menit (3 x pertemuan). Selama penelitian, untuk mengamati proses pembelajaran, dan membantu pengumpulan data, peneliti dibantu oleh pengamat sejawat dari SDN Banjarsugihan II / 117 Surabaya. Hasil penelitian tindakan kelas menggunakan dua siklus ternyata hipotesis yang dirumuskan telah terbukti benar. Ini berarti bahwa dengan menerapkan Investigasi Kelompok Jenis Pembelajaran Kooperatif dalam pembelajaran sains dapat meningkatkan hasil belajar sains untuk siswa kelas V SDN Banjarsugihan II / 117 Surabaya pada Semester 2 Tahun Belajar 2018/2019.

References

Achmad Taher, Sugeng Utaya, S. B. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation terhadap Hasil Belajar Geografi. INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika), 3(1), 456—461. https://doi.org/10.24114/inpafi.v3i1.8015

Benny, Prasetiya, Ulil, Hidayah, Aries, dirgayunita. (2019). Hubungan Gaya Kognitif dan Motivasi Berprestasi Dengan Hasil Belajar. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 1689—1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Edu-Sains. (2016). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kela VII SMP Dalam Pembelajaran IPA Terpadu Pada Materi Asam, Basa dan Gara. 5(2), 1—7.

Faujiyah, C. R., Suhada, I., & Hartati, S. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sistem Ekskresi Manusia. Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi, 7(1), 64—75. https://doi.org/10.15575/bioeduin.v7i1.2454

Juwariyah, S. (2018). Peningkatan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa melalui Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Group Investigation. Jurnal Pendidikan Madrasah, 3(1), 125—139.

Prasetiya, B. (2017). Studi Korelasi Persepsi Kompetensi Profesionalisme Guru dan Lingkungan Sekolah dengan Motivasi Belajar PAI Kelas XI di SMA/SMK/MA se Kota Probolinggo. Edukasi, 05(02), 149—170.

Anita Lie, 2002. Cooperative. Jakarta: Gramedia

Depdiknas, 2006. Permen Nomor 22 Tahun 2006. Jakarta: Depdiknas.

Dimyati, 1999, Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Gino, Dkk. 1995. Belajar dan Pembelajaran. Surakarta: UNS.

Johnson, Elaine B. 2006. Contextual Teaching & Learning. Bandung MLC

Mohamad Nur. 2005 Pembelajaran Kooperatif. Surabaya. UNESA.

Muslimin Ibrahim, 2001. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: UNESA.

Nurhadi. 2002 Pembelajaran Dengan Pendekatan Kontektual. Jakarta: Depdiknas.

Slameto. 2003 Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

2020-01-09

Issue

Section

Articles