PENANAMAN PENDIDIKAN ISLAM PADA MASYARAKAT URBAN MELALUI MAJLIS SYABABUL A’DHOM DI PERUMAHAN GRAND HILTON PROBOLINGGO

Authors

  • Sayunovita Sari STAI Muhammadiyah Probolinggo
  • Ulil Hidayah STAI Muhammadiyah Probolinggo

DOI:

https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v6i2.170

Keywords:

Islamic Education, Urban Society

Abstract

Abstrack:

This paper is a research on the model of embedding Islamic education in urban communities in a group of Grand Gilton housing estates, Probolinggo City. Socio-culturally, people who live in urban and rural areas have different lifestyles in various ways, one of which is the mindset and behavior in studying how to study religion. In this study, the method used was descriptive qualitative by digging up data on the role of the Syababun A'dhom majlis ta'lim in instilling the values of Islamic education in the congregation, which is widely followed by residents of the Grand Hilton housing and surrounding areas. The results of the study describe the model of activities carried out by the Syababun A'dhom ta'lim council, namely by carrying out scheduled learning activities to read the Koran face to face or privately to residents' homes, conducting studies of Islamic reference books, completing the Koran in the month of Ramadan regularly. anjangsana, social service activities, and nature tourism. All activities are carried out consistently and without any fees.

 

Keywords: Islamic Education, Urban Society

 

Abstrak: Tulisan ini adalah penelitian tentang model penanaman pendidikan Islam pada masyarakat urban di sekelompok perumahan Grand Gilton Kota Probolinggo. Secara sosial kultural masyarakat yang hidup diperkotaan dan di pedesaan memiliki corak gaya hidup yang berbeda dalam berbagai hal, salah satunya adalah pola pikir dan tingkah laku dalam mendalami cara mendalami keagamaan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskrptif kualitatif dengan menggali data pada peran majlis ta’lim Syababun A’dhom dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam pada jamaah yang banyak diikuti oleh warga perumahan Grand Hilton dan sekitarnya. Hasil penelitian mendeskripsikan model kegiatan yang dilakukan majlis ta’lim Syababun A’dhom adalah dengan melakukan kegiatan pembelajaran baca al Quran secara terjadwal tatap muka maupun secara privat ke rumah warga, melakukan kegiatan kajian kitab-kitab rujukan Islam, khataman al Quran pada bulan Romadhon secara anjangsana, kegiatan bakti sosial, serta melakukan wisata alam. Semua kegiatan yang dilakukan secara istiqomah dan tanpa ada pungutan biaya.

 

Kata Kunci: Pendidikan Islam, Masyarakat urban

References

Abdullah, M. (2017). PERAN MAJELIS TAKLIM TERHADAP PEMBENTUKAN KESALEHAN POPULAR. 2(2), 235—247.

Anggari, G. (2010). Representasi gaya hidup kaum urban di surabaya pada arsitektur kafe. 071311533052, 12—13.

Arif Mustofa, M. (2016). Majelis Ta’lim Sebagai Alternatif Pusat Pendidikan Islam (Studi Kasus pada Majelis Ta’lim Se Kecamatan Natar Lampung Selatan). 1(01), 2—18.

Azharia, D. (2018). GERAKAN SOSIAL KEAGAMAAN MASYARAKAT PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM : MAJELIS TAKLIM AL- MU ’ MINAT. IV(2), 150—159.

Kurniawan, D., Wahidin, U., & Priyatna, M. (2018). PERAN MAJELIS TAKLIM DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KEISLAMAN KEPADA MASYARAKAT ( Studi pada Majelis Taklim Al-Marhamah RT 03 RW 03 Kelurahan Karadenan Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor Tahun 2018 ) Dosen Tetap Prodi Pendidikan Agama Islam STAI Al Hidayah . 1—13.

Muhammad, N. (2017). TRADISIONAL DALAM MENYIKAPI PERUBAHAN SOSIAL. 19, 149—168.

Downloads

Published

2022-07-04

Issue

Section

Articles