RESTRUKTURISASI HUKUM JUAL BELI KULIT KURBAN BERBASIS MAQASHID SHARIAH: STUDI KASUS PRAKTIK MASYARAKAT PEDESAAN

Authors

  • Faradi Institut Islam Al MUjaddid Sabak
  • M. Arif Musthofa Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Khusnul Yatima Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Haeran Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Fadhilah Insani Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Sayida Khoiratun Nisak Institut Islam Al Mujaddid Sabak

DOI:

https://doi.org/10.46773/mfwj5k44

Keywords:

Fiqh Muamalah, Sacrificial Animal Hide Sale, Maqashid Shariah, Maslahah Mursalah, Qurbani Committee

Abstract

This study analyzes the Islamic legal legitimacy regarding the commodification of sacrificial animal hides within a rural community setting (Village X), driven by limited local processing capacity and the urgency of utilizing sale proceeds for public benefit (mosque funds). Employing a qualitative-sociological approach with field research methods, primary data were gathered through in-depth interviews, observations, and documentation involving the qurbani committee, religious leaders, and local residents. Data were analyzed descriptively-analytically by confronting empirical practices with contemporary fiqh muamalah doctrines and Maqashid Shariah. The findings reveal a normative tension: while the majority of scholars (jumhur ulama) strictly prohibit the sale of any sacrificial animal parts based on textual Hadith prohibitions, local practices redirecting the economic value of hides to mosque infrastructure incorporate istihsan and maslahah mursalah principles to prevent waste (tzayyi’). This study recommends reconceptualizing the role of the qurbani committee not as vendor-owners (ba'i), but as proxy managers (wakalah) who administer property utility for collective welfare transparently.

References

Ansori, M., & Syarif, A. (2023). Dinamika penentuan harga komoditas olahan kurban dalam perspektif fikih muamalah kontemporer. Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam, 13(1), 45–59.

Arief, M., Bahrudin, A., & Fauzi, A. (2023). Implikasi hukum transaksi komersial bagian hewan kurban dalam hukum Islam dan hukum positif. Jurnal Hukum Islam dan Muamalah, 11(2), 145–158.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Faizin, N. (2023). Sakralitas ibadah udhiyyah dan komersialisasi bagian hewan kurban: Studi analitis fikih muamalah. Al-Iqtishadiyah: Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Islam, 9(1), 32–47.

Fauzan, A., & Munir, M. (2024). Penguatan akad wakalah pada lembaga pengelola kurban untuk mencegah cacat hukum komersialisasi. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 8(1), 112–126.

Fitriani, N., Hasan, M., & Kusuma, W. (2024). Tata kelola dana kas masjid berbasis hasil pengelolaan limbah ibadah kurban. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Masjid, 4(2), 89–102.

Hakim, L., & Basri, H. (2023). Batasan kedudukan 'urf fasid dalam rekonstruksi hukum fikih muamalah di Indonesia. Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan, 17(2), 201–215.

Hamzah, F., & Nurdin, R. (2024). Sakralitas ibadah ta'abbudi vs komersialisasi ekonomi: Dilema pengelolaan kurban masyarakat urban. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 24(1), 33–48.

Harahap, R. A. (2022). Implementasi Fatwa MUI Sumatera Utara No. 022/KF/MUI-SU/IX/2016 tentang larangan jual beli bagian hewan kurban. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah (JHES), 6(1), 88–101.

Hidayatullah, M., Syihab, A., & Badruddin, A. (2024). Pola distribusi dan komodifikasi hasil ibadah kurban di lingkungan pedesaan. Jurnal Sosiologi Agama dan Hukum, 9(1), 14–29.

Ibrahim, U. (2023). Konsep milkiyyah ammah dalam pemanfaatan bagian hewan kurban menurut empat mazhab. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 15(2), 175–190.

Kurniawan, D., & Rofiq, A. (2024). Implikasi juridis Fatwa Majelis Ulama Indonesia terhadap pengelolaan kurban oleh panitia lokal. Jurnal Fatwa dan Hukum Islam, 3(1), 50–64.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (2023). Naturalistic inquiry and the trustworthiness of qualitative research. Routledge.

Lubis, M. A. (2023). Pendekatan sosiologi hukum Islam dalam menganalisis fenomena living law pada masyarakat muslim kontemporer. Jurnal Hukum Syariah dan Masyarakat, 15(2), 140–155.

Luthfi, M. (2023). Keabsahan syarat dan rukun jual beli bagian hewan kurban dalam kajian fikih muamalah. Jurnal Syariah dan Hukum, 21(2), 130–144.

Mahrus, M., & Fathoni, A. (2025). Analisis tingkat pemahaman hukum Islam panitia kurban terhadap larangan penjualan kulit kurban. Jurnal Pengabdian dan Hukum Masyarakat, 6(1), 22–37.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2024). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2023). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Muzammil, A., & Huda, M. N. (2024). Analisis maqashid shariah terhadap pencegahan tzayyi' al-mal dalam pengelolaan limbah hewan kurban. Jurnal Diskursus Islam, 12(1), 55–70.

Nasution, A. H. (2024). Penerapan kaidah maslahah mursalah dan istihsan dalam rekonstruksi akad fikih muamalah kontemporer. Jurnal Hukum Islam Syariah, 16(1), 112–129.

Nurhayati, S., & Fauzi, A. (2024). Integrasi field research dan sosiologi hukum Islam dalam membedah kesenjangan normatif-empiris. Jurnal Riset Hukum Islam, 10(1), 65–80.

Pratama, R., & Hidayat, M. S. (2025). Reorientasi status yuridis panitia kurban: Antara akad wakalah dan fenomena komersialisasi. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Sharia dan Hukum, 10(1), 77–93.

Qomaruddin, M., & Sa'diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Jurnal Metodologi Penelitian Kualitatif, 2(3), 210–225.

Rahmat, A. (2023). Implikasi akad wakalah bil ujrah dan wakalah mutlaqah dalam pengelolaan kurban modern. Jurnal Riset Muamalah, 11(2), 98–110.

Ramadhan, T., & Rohman, A. (2024). Komodifikasi kulit hewan kurban di wilayah pedesaan: Perspektif sosiologi hukum Islam. Jurnal Sosiologi Agama dan Hukum, 8(2), 201–216.

Saputra, H., Ridwan, M., & Arifin, Z. (2024). Pertimbangan kemaslahatan publik dalam pencegahan pembusukan limbah kurban di pedesaan. Jurnal Diskursus Islam, 12(2), 140–154.

Siregar, I. (2023). Transaksi jual beli kulit kurban untuk alokasi dana kas tempat ibadah: Analisis kepatuhan hukum Islam. Asy-Syari'ah: Jurnal Hukum Islam, 25(2), 180–194.

Solihin, M., Wahyudi, I., & Firdaus, A. (2023). Maping kajian fikih kurban di Indonesia: Kritik atas pendekatan tekstualis-normatif. Jurnal Riset Fiqh Kontemporer, 5(2), 101–115.

Sugiyono. (2024). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryana, C., Ardiansyah, F., & Nugraha, E. (2024). Skema hibah dan sedekah barang sebagai solusi alternatif pengelolaan kulit kurban. Jurnal Hukum Muamalah Kontemporer, 7(2), 88–101.

Suryani, E., & Dahlan, M. (2023). Analisis keterbatasan teknologi penyamakan kulit kurban dan dampaknya terhadap keputusan penjualan secara paparan langsung. Jurnal Teknologi dan Sosial Keagamaan, 5(1), 60–73.

Wahyudi, T., & Syafi'i, M. (2024). Penerapan prinsip hifz al-mal dalam tata kelola bagian hewan kurban. Jurnal Maqashid Shariah, 8(1), 75–90.

Yazid, F. (2022). Tinjauan hukum Islam terhadap komodifikasi kulit hewan kurban oleh panitia. Skripsi.

Zaelani, A. (2025). Efisiensi kemaslahatan syariat dalam optimalisasi nilai ekonomis limbah kurban. Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 19(1), 105–119.

Zulkifli, Z., & Rahman, F. (2023). Sosiologi tata kelola kurban kolektif di masjid-masjid pedesaan. Jurnal Kebudayaan dan Hukum Islam, 10(2), 155–168.

Downloads

Published

2026-09-23

Issue

Section

Articles