TADLIS DALAM TRANSAKSI BAHAN BAKAR ECERAN: REKONSTRUKSI PENGUKURAN YANG ADIL BERDASARKAN PRINSIP-PRINSIP FIKIH ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.46773/1gzxcg54Keywords:
Tadlis, Mini Fuel Stations, Measurement Accuracy, Fiqh Muamalah, Transactional Justice, Consumer ProtectionAbstract
The expansion of mini fuel stations (Pom Mini) has improved access to fuel for communities in rural areas where conventional fuel stations are relatively distant. However, the use of measuring devices that are insufficiently calibrated raises concerns regarding measurement accuracy, transactional transparency, and consumer rights. This study examines the practice of fuel transactions at mini fuel stations in Rantau Karya Village and reconstructs the principle of fair measurement from the perspective of Islamic jurisprudence (fiqh muamalah). Employing a qualitative field research design, data were collected through direct observation, semi-structured interviews, and documentation involving mini fuel station operators and consumers. The data were analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing, with triangulation employed to strengthen the credibility of the findings. The findings indicate that mini fuel stations provide substantial economic and practical benefits by facilitating access to fuel for local communities. Nevertheless, variations in measurement accuracy were identified because some measuring devices had not been subjected to systematic calibration, creating discrepancies between the quantity displayed and the quantity received by consumers. From the perspective of fiqh muamalah, the transaction is generally valid when its essential elements and conditions are fulfilled and the parties enter into the contract voluntarily. Nevertheless, inaccurate measurement conflicts with the principles of ‘adl (justice), amanah (trustworthiness), and transparency in commercial transactions and may constitute tadlis when the discrepancy is knowingly concealed or deliberately manipulated by the seller. The study contributes to the development of Islamic commercial jurisprudence by emphasizing measurement accuracy as an integral dimension of transactional justice. Regular calibration, transparent measurement procedures, and effective consumer protection are therefore necessary to ensure that mini fuel transactions comply with both commercial standards and Sharia principles.
References
Akbar, M. F., Hidayat, A., & Farida, N. (2024). Analisis prinsip kepatuhan syariah dalam transaksi perdagangan modern: Tinjauan terhadap gharar dan tadlis. Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam, 12(1), 45–58.
Al-Anshori, M., & Rahmawaty, A. (2023). Keterikatan sosial dan manifestasi prinsip an-taradhin dalam transaksi ekonomi informal perdesaan. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 11(1), 45–59.
Aulia, R., & Siregar, S. (2023). Implikasi cacat kuantitas terhadap keabsahan akad jual beli (shihhat al-'aqd) dalam muamalah. Jurnal Ilmiah Muamalat dan Ekonomi Islam, 8(2), 112–126.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi. (2024). Peraturan BPH Migas Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyaluran Bahan Bakar Minyak pada Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Terpencil Melalui Sub Penyalur. BPH Migas.
Braun, V., & Clarke, V. (2022). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2023). The SAGE handbook of qualitative research (6th ed.). SAGE Publications.
Fathoni, M. A., & Ismal, R. (2025). Standardisasi instrumen ukur pada usaha mikro: Penerapan etika bisnis Islam dalam ekosistem perdagangan lokal. Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam, 13(1), 77–91.
Fauzi, A. (2024). Distingsi gharar dan tadlis dalam fikih muamalah kontemporer: Implikasi hukum terhadap keabsahan akad jual beli. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 8(2), 112–126.
Flick, U. (2022). An introduction to qualitative research (7th ed.). SAGE Publications.
Hidayat, R., & Fitriani, N. (2023). Literasi metrologi legal dan kerentanan pengukuran pada pengecer bahan bakar skala mikro. Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Islam, 9(2), 134–148.
Indriyaningsih, S. (2023). Transparansi informasi dalam hukum bisnis Islam: Mencegah praktik tadlis pada transaksi komersial skala kecil. Jurnal Muamalat dan Ekonomi Islam, 15(1), 88–101.
Kaidani, M., & Hendriana, R. (2024). Integritas etis dan perlindungan konsumen dalam praktik perdagangan berdasar hukum ekonomi Islam. Jurnal Hukum dan Etika Bisnis Islam, 6(1), 33–47.
Kamila, N., & Syai’in, M. (2025). Rekonstruksi keadilan transaksi dan penerapan hifzh al-mal pada perdagangan eceran di perdesaan. Jurnal Ilmiah Fikih Muamalah, 9(1), 15–29.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2024a). Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2024 tentang Metrologi Legal dalam Transaksi Perdagangan. Kementerian Perdagangan RI.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2024b). Pedoman Teknis Pengawasan, Tera, dan Tera Ulang Pompa Ukur Bahan Bakar Minyak. Direktorat Metrologi, Kementerian Perdagangan RI.
Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2024). Laporan Penegakan Hukum Terhadap Peralatan Pertamini dan Pom Mini Tanpa Izin Resmi. Divisi Humas Polri.
Lestari, D., & Setiawan, B. (2023). Fasilitasi kalibrasi terjangkau dan pengawasan metrologi legal pada sektor perdagangan eceran perdesaan. Jurnal Hukum Perdagangan dan Perlindungan Konsumen, 4(2), 98–110.
Mardani. (2023). Hukum ekonomi Islam. Rajawali Pers.
Marliani, L. (2021). Perilaku konsumen dan persepsi masyarakat terhadap ketersediaan bahan bakar eceran di wilayah pedesaan. Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis, 14(2), 102–115.
Mukhtar, A., & Ramli, M. (2024). Analisis tafsir tatfif dan kelalaian operasional (tafrit) dalam presisi alat ukur transaksi komersial. Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Hukum Islam, 10(1), 33–47.
Mushonef, A., & Kholis, N. (2025). Tipologi tadlis al-kammiyyah dan ketidakpastian takaran dalam transaksi bahan bakar eceran. Jurnal Kajian Hukum Islam dan Bisnis, 10(1), 77–92.
Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2022). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847
Nugroho, A., & Wahyudi, I. (2024). Analisis gharar fi al-miqdar dan potensi gubn pada transaksi bahan bakar eceran. Jurnal Hukum Bisnis Syariah, 12(1), 89–103.
Nuraeni, E., & Abdullah, M. (2023). Prinsip an-taradhin dan kecukupan informasi material dalam akad jual beli kontemporer. Jurnal Hukum Ekonomi Islam, 11(2), 201–214.
Pratama, A., & Zubaidah, S. (2024). Kualitas kerelaan (an-taradhin) dalam asimetri informasi dan ketidaktahuan (jahl) konsumen. Jurnal Hukum Ekonomi Islam, 12(2), 150–165.
Rahman, A. (2025). Batasan gharar dan elemen penipuan kuantitas dalam pengukuran fisik barang dagangan. Jurnal Hukum Bisnis Syariah, 13(1), 54–69.
Rahmi, N., & Lubis, H. (2024). Akuntabilitas penjual (mas'uliyyah) dan verifikasi berkala instrumen ukur dalam menjamin kesetaraan transaksi. Jurnal Muamalah dan Etika Bisnis, 7(1), 60–74.
Safrina, R., & Kurniawan, E. (2025). Kendala kelembagaan kalibrasi dan penggunaan alat ukur non-standar pada perdagangan perdesaan. Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Hukum, 11(1), 22–36.
Saputra, H., & Hamid, A. (2024). Komunikasi batas toleransi mesin sebagai upaya mitigasi gharar dalam jual beli modern. Jurnal Ekonomi Syariah Kontemporer, 6(1), 41–55.
Subagyono, B., Suryani, T., & Setiawan, A. (2024). Tantangan perlindungan konsumen dan akuntabilitas instrumen ukur pada transaksi komersial skala kecil. Jurnal Hukum Perdagangan dan Perlindungan Konsumen, 5(2), 140–155.
Suhendi, H. (2022). Fiqh muamalah. Rajawali Pers.
Syamsuddin, M., & Fauzi, A. (2025). Penerapan himayat al-mustahlik dan maqlamatu hifzh al-mal pada instrumen dagang eceran. Jurnal Fikih Muamalah Indonesia, 9(1), 15–28.
Utama, S., & Arifin, Z. (2024). Model pendampingan teknis dan kalibrasi mandiri bagi pengecer bahan bakar mikro perdesaan. Jurnal Pengabdian dan Kebijakan Ekonomi, 5(2), 115–129.
Widyarini, R. (2024). Implementasi hifzh al-mal melalui transparansi kuantitas objek jual beli dalam perspektif fikih muamalah. Jurnal Studi Islam dan Muamalah, 7(1), 90–104.
Yuniyanti, I., Hartono, D., & Pratama, R. (2024). Efektivitas pengawasan metrologi legal dalam menjamin transparansi transaksi komersial di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum Indonesia, 18(1), 65–78.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Niko Febriansyah, Nilfatri, Khusnul Yatima, Wargo, M. Arif Musthofa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

