LITERASI KEUANGAN DAN KEPATUHAN PENCATATAN MANUAL: IMPLIKASINYA TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHA MIKRO

Authors

  • Titin Sriwahyuni Institut Islam Al Mujaddid
  • M. Arif Musthofa Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Siti Fatimah Institut Islam Al Mujaddid Sabak

DOI:

https://doi.org/10.46773/nhtrjx81

Keywords:

Financial Literacy, Manual Record-Keeping, Cash Separation, Digitalization, Micro-Enterprise Sustainability

Abstract

Financial literacy and compliance with transaction record-keeping constitute important foundations for maintaining cash-flow management and the sustainability of micro-enterprises. However, limited financial understanding, the commingling of business and personal funds, and low record-keeping discipline remain persistent challenges in micro-business management. This study aims to analyze financial literacy, compliance with manual record-keeping, and their implications for business sustainability through a case study of Yafatha Shop, a micro-retail enterprise located in Muara Sabak Barat District, Tanjung Jabung Timur Regency. The study employed a qualitative approach with an exploratory case study design. Data were collected through semi-structured in-depth interviews, observation of daily transaction activities, and documentation of available cash books, transaction receipts, and financial records. Data were analyzed interactively through data reduction and coding, thematic data display, and conclusion drawing and verification, while data trustworthiness was strengthened through source and method triangulation. The findings indicate that Yafatha Shop still faces limitations in cash separation, consistency of transaction recording, receivables management, and financial planning. Some financial information continues to rely on the owner’s memory, while business and personal funds have not yet been clearly separated. Record-keeping is also constrained by operational time limitations, established business habits, and perceptions regarding the complexity of digital financial technology. Consistent manual record-keeping was identified as being associated with the owner’s ability to monitor cash flow, maintain working capital, control receivables, and support operational decision-making. This study proposes a micro-enterprise financial management transition model consisting of the following stages: basic financial literacy, cash separation, disciplined manual record-keeping, formation of simple financial information, cash-flow control, digitalization readiness, and business sustainability. The model emphasizes that manual record-keeping should not be viewed as technological backwardness, but rather as a foundational stage in building financial accountability and preparing micro-enterprises for financial digitalization.

References

Azizah, D. N. (2024). Rancangan laporan keuangan sederhana pada UMKM usaha tahu dan tempe di Sulusuban Kec. Seputih Agung Lampung Tengah (Skripsi, IAIN Metro). Institutional Repository IAIN Metro.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (2023). Kecamatan Muara Sabak Barat Dalam Angka 2023. BPS Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Fitriani, A., & Sari, M. P. (2024). Analisis hambatan adopsi pencatatan keuangan berbasis digital pada pelaku usaha mikro ritel. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Kontemporer, 4(1), 15–26.

Hadi, S., Fitria, T. N., Sumadi, S., Tho'in, M., Pratiwi, J., Al Azizah, K., & Damayanti, P. A. (2024). Pendampingan pengelolaan keuangan sederhana bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Mulur. BUDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 45–52.

Kusuma, B. A., & Handayani, S. (2024). Pengaruh kepatuhan pembukuan manual terhadap penetapan harga jual dan profitabilitas usaha mikro. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 12(2), 101–112.

Luckieta, M. (2025). Strategi pengelolaan keuangan dan dampaknya terhadap profitabilitas UMKM. Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 4(3), 78–89.

Luckieta, M. (2025). Strategi pengelolaan keuangan dan dampaknya terhadap profitabilitas UMKM. Jurnal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 4(3), 78–89.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Nugroho, E., & Supriyanto, A. (2024). Peran pendampingan keuangan dalam meningkatkan financial self-efficacy pemilik usaha mikro. Jurnal Manajemen Usaha Sektor Riil, 3(1), 33–42.

Nursyabani, S. N. (2023). Implementasi pencatatan laporan keuangan pada usaha mikro kecil dan menengah (Laporan Tugas Akhir, Universitas Negeri Semarang). Institutional Repository UNNES.

Nursyabani, S. N. (2023). Implementasi pencatatan laporan keuangan pada usaha mikro kecil dan menengah (Laporan Tugas Akhir, Universitas Negeri Semarang). Institutional Repository UNNES.

Pratama, R. A., & Indriani, E. (2023). Analisis fenomena pencampuran kas usaha dan kas pribadi pada keberlanjutan UMKM Sektor Ritel. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Finansial, 7(2), 88–97.

Putri, D. A., & Wardani, D. K. (2024). Bahaya hidden insolvency akibat ketiadaan catatan keuangan pada pedagang eceran. Jurnal Kebijakan Dan Keuangan Usaha, 5(1), 50–61.

Ramadhan, F., & Lestari, R. (2025). Perilaku keuangan dan komitmen pencatatan transaksi manual pada pedagang pasar tradisional. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Lokal, 6(1), 22–31.

Rijali, A. (2021). Analisis data kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95.

Riska, K. (2023). Persepsi pengelola UMKM tentang penyajian laporan keuangan berbasis SAK EMKM. Jurnal Akuntansi dan Keuangan FEB UINSU, 4(2), 112–125.

Safaat, M., & Febriani, N. (2024). Evaluasi manajemen modal kerja dan pengendalian kas pada usaha mikro berbasis ritel. Jurnal Ekoinovasi Usaha, 2(3), 115–124.

Santoso, H., Wibisono, A., & Triyani, L. (2023). Pentingnya pencatatan persediaan dan arus kas harian bagi ketahanan usaha mikro. Jurnal Manajemen Operasional Dan Akuntansi, 8(1), 67–76.

Setiawan, I., & Hartati, S. (2024). Menilik keterbatasan adopsi aplikasi akuntansi: Studi kualitatif pada pelaku UMKM daerah. Jurnal Sistem Informasi Akuntansi, 5(2), 140–151.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretiif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta.

Sura, M. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengelolaan keuangan pada pelaku usaha mikro. Jurnal Riset Manajemen dan Akuntansi, 2(1), 34–45.

Utami, T., & Rahmawati, E. (2023). Pengaruh pencatatan transaksi sederhana terhadap kelancaran arus kas usaha mikro. Jurnal Bisnis Dan Finansial Terpadu, 3(2), 79–88.

Wibowo, A., & Santoso, B. (2023). Literasi keuangan, pencatatan akuntansi manual, dan keberlanjutan bisnis UMKM. Jurnal Dinamika Ekonomi Usaha, 11(3), 201–212.

Wijaya, C., & Putera, D. (2024). Kualitas informasi keuangan dan akuntabilitas keputusan pada bisnis skala mikro. Jurnal Keuangan Dan Bisnis Indonesia, 9(1), 54–63.

Yin, R. K. (2024). Case study research and applications: Design and methods (7th ed.). SAGE Publications.

Yulia, N., & Firmansyah, H. (2023). Evaluasi efektivitas pelatihan pengelolaan keuangan bagi UMKM oleh dinas daerah. Jurnal Pembangunan Ekonomi Daerah, 15(2), 130–141.

Downloads

Published

2026-09-23

Issue

Section

Articles