KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
DOI:
https://doi.org/10.46773/.v1i2.395Abstract
Sistem ekonomi Islam adalah sistem yang menganut dan mengintegrasikan nilai-nilai, akidah, norma dan ajaran Islam (variabel iman) sebagai elemen dasar untuk mewujudkan kemakmuran. faktor kepercayaan menjadi acuan untuk menetapkan perbuatan ekonomi pada pengelolaan faktor pembuatan, penyaluran dan konsumsi sebuah produk baik prokduk jasa maupun produk barang sebelum beredar menurut aturan pasar. Agar ada kesamaan juga ada keseimbangan ditengah tengah kepentingan perorangan, kelompok masyarakat dan pengelolaan pasar, terbentuk berdasarkan hasil berbagai kebijakan lembaga sosial ekonomi masyarakat dan negara dalam bentuk kebijakan yang berlandaskan nilai-nilai agama. Untuk itu diperlukan stimulan juga desiminasi ekonomi yang global untuk dapat membawa seseorang maupun kelompok masyarakat mencapai kebahagiaan dan kehormatan yang baik (hayatan toyyibah) pada kehidupan dunia juga dalam kehidupan di akhirat. Maka dari itu, tulisan ini ingin memberi masukan bahwa harus ada usaha untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang sesuai dengan tujuan ekonomi syariah sesuai tujuan manusia itu sendiri. Ikhtiar tersebut harus menggunakan dasar ekonomi Islam yaitu moral sebagai dasar sistem ekonomi, harus menjaga halal-haram dalam konsumsi, serta ekonomi yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan umat manusia.
Kata kunci : kesejahteraan, sistem ekonomi, ekonomi islam
References
Adi, Isbandi Rukminto. 2008. Intervensi Komunitas ; Pengembangan Masyarakat Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Basri, khwan Abidin. 2009. Islam Dan Pembngunan Ekonomi. Jakarta: Gema Insani Press.
Billah, Mohd. Ma’sum. 2003. Institution of Zakat and The Modern Social Security System. 2nd ed. Petaling Jaya: Ilmiah Publishers.
Dewan Bahasa dan Pustaka. 2010. Kamus Pelajar. Edisi Kedu. http://prpm.dbp.gov.my/carian.aspx?cari=sejahtera&domain=PRPM.
Fadilah, Nur. 2020. “Konsep Kesejahteraan Sosial Dalam Perspektif Ekonomi Islam.” SALIMIYA: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam 1 (1): 49—67. https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/salimiya.
Gasper, Des. 2002. “Is Sen’s Capability Approach an Adequate Basis for Considering Human Development?” Review of Political Economy 14 (4): 435—61. https://doi.org/10.1080/0953825022000009898.
Karim, Adimarwan A. 2012. Ekonomi Mikro Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Khaldun, Abdurrahman Ibnu. 1994. Muqaddimah Ibnu Khaldun. Beirut: Muassasah Al Kutub Ats Tsaqafiyah.
Masudul Alam Choudhury. 2009. Contribution to Islamic Economic Theory: A Study in Social Economics. Hongkong: The MacMillan Press.
Mohamad Sabri Haron, Riki Rahman. 2016. “PENGAGIHAN ZAKAT DALAM KONTEKS KESEJAHTERAAN MASYARAKAT ISLAM: SATU TINJAUAN BERASASKAN MAQASID AL-SYARI’AH.” Labuan E-Journal of Muamalat and Society 10: 129—40.
Poerwadarminto, W.J.S. 1999. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Purwana, Agung Eko. 2014. “Kesejahteraan Dalam Perspektif Ekonomi Islam.” Justicia Islamica 11 (1). https://doi.org/10.21154/justicia.v11i1.91.
Rohman, Abdur. 2010. Ekonomi Al-Ghazali, Menelusuri Konsep Ekonomi Islam Dalam Ihya’ Ulum Ad-Din. Surabaya: Bina Ilmu.
Sabina Alkire. 2002. “Dimensions of Human Development.” World Development 30 (2): 181—205.
Sallam, Abu Ubaid Qasim ibn. 2009. Al-Amwal. Cet. ke-1. KAIRO: Darus As-salam.
Sholahuddin, Muhammad. 2009. World Revolution With Muhammad. Sidoarjo: Mashun.
Sodiq, Amirus. 2016. “Konsep Kesejahteraan Dalam Islam.” Equilibrium 3 (2): 380—405. http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/1268/1127.
Sumito, Warkum. n.d. Asas-Asas Perbankan Islam & Lembaga-Lembaga Terkait. Cet keempa. Jakarta: Raja grafindo Persada.
Takhim, Muhamad. 2019. “SISTEM EKONOMI ISLAM DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT.” Pengantar Sistem Ekonomi Islam 10 (2): 436—51. https://doi.org/10.21070/2019/978-602-5914-90-4.



