HUBUNGAN PAMAHAMAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN PERILAKU PENYEBARAN HOAKS DI MEDIA SOSIAL SISWA

Authors

  • Farda Afrina Universitas Islam Majapahit
  • Ainul Yaqin Universitas Islam Majapahit
  • Saifuddin Saifuddin Universitas Islam Majapahit

DOI:

https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v6i2.365

Abstract

Pemahaman terhadap materi PAI yang diajarkan di sekolah penting bagi siswa karena melalui pemahaman itu akan muda bagi siswa untuk menerapkan ilmu kedalam kegiatan sehari. Sehingga perilakunya akan berubah kearah yang lebih baik. Namun, kecanggihan teknologi tidak dipungkiri cukup mempengaruhi perilaku seseorang. Efek negatif dari kemajuan teknologi ini adalah terjadi penyimpangan dalam dunia sosial media yakni penyebaran hoaks. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi untuk mengetahui tingkat hubungan antara dua variabel. Hasil dari penelitian ini didapati bahwa ada hubungan yang signifikan dengan arah hubungan positif antara Pemahaman Pendidikan Agama Islam terhadap Perilaku Penyebaran Hoaks di Media Sosial Siswa Kelas VIII SMPN 2 Ngoro. Hal tersebut terlihat pada hasil korelasi sebasar 0,399 dengan nilai dignifikan sebesar 0,002 dengan taraf signifikan 0,05 sehingga 0,002 < 0,05, dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Interpretasi hasil hitung korelasi menunjukkan bahwa nilai 0,399 berada pada 0,200 - 0,400 yang berarti korelasi antar variabel X dan variabel Y adalah rendah.

References

Aliasan. (2017). Pengaruh Pemahaman Keagamaan dan Literasi Media terhadap Penyebaran Hoax di Kalangan Mahasiswa. jurnal, UIN Raden Fatah Palembang

Anna, Lusia kus. (2017). remaja rentan jadi peyebar berita hoaks. Kompas.com. https://pemilu.kompas.com/read/2017/09/22/161600620/remaja-rentan-jadi-penyebar-berita-hoax

Cipto, Hendra. (2018). polisi tangkap anak penyebar kabar hoaks tsunami di bulukumba. Kompas.com. https://regional.kompas.com/read/2018/10/09/20063531/polisi-tangkap-anak-penyebar-kabar-hoaks-tsunami-di-bulukumba

Daryanto. (2010). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rineka cipta

Departemen Pendidikan Nasional. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Harley. (2008). Common Hoaxes and Chain Letters. San Diego: ESET, LLC. https://www.welivesecurity.com/wp-content/uploads/200x/white papers/CommonHoaxes+ChainLetters (May2008).pdf

Indrawan, Angga. (2017). MUI: Berita Hoax tak Sesuai Nilai Pancasila. Jakarta: republika.id: https://republika.co.id/berita/ojappr365/mui-berita-emhoaxem-tak-sesuai-nilai-

Jalaluddin. (2016). Pendidikan Islam Pendekatan System dan Proses. Jakarta: PT Raja Grafindo

Jurnaliston, Reza. (2018). hoaks diciptakanorang pintar, tapi jahat dan disebarluaskan orang baik, tapi bodoh. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2018/10/15/15374041/hoaks-diciptakan-orang-pintar-tapi-jahat-dan-disebarluaskan-orang-baik-tapi?page=all

Masdwijanto. (2018). Standar Isi Pendidikan Agama Islam Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jakarta (https://masdwijanto.files.wordpress.com/2011/03/buku-standar-isi-smp.pdf)

Masyarakat Telematika Indonesi. (2017). HASIL SURVEY TENTANG WABAH HOAX NASIONAL. Jakarta

Muhaimin. (2002). paradigma pendidikan islam (upaya menefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah). bandung: PT Remaja Rosdakarya

Muhaimin. (2002). paradigma pendidikan islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Muhaimin. (2012). pengembangan kurikulum pandidikan agama Islam di sekolaj, madarasan, dan perguruan tinggi. Jakarta: rajawali pers

Mukhlisin, Ismiatul Faizah. (2017). Pengaruh Pemahaman PAI Terhadap Perilaku Sosial Siswa di SMK Unggulan NU Mojoagung Jombang, vol. 1, No. 2. Jombang: UNIPDU

Mulyadi, D., Sapriya, & Rahmat. (2019). “Kajian Tentang Penumbuhan Karakter Jujur Peserta Didik Sebagai Upaya Pengembangan Dimensi Budaya Kewarganegaraan (Civic Culture) di Sma Alfa Centauri Bandung”. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI. Vol.6 No.2

Nurcholis, Majid. (1992). Islam: Doktrin dan Peradaban. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina

Nurdin, Syafrudin. (2003). Guru Profesional dan Implementasi Kurikulum. Jakarta: Ciputat Press

Pertiwi, Mega Pertiwi, and A. O. Dewi. (2016). peran website central java tourism sebagai media penyebaran informasi, Jurnal Ilmu Perpustakaan, vol. 5, no. 4. (https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jip/article/view/15482)

Purwanto, Ngalim. (2002). Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Rahman, Margareta Aulia. (2019). nilai, norma dan keyakinan remaja dalam menyebarkan Informasi sehari-hari di media sosial, JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol. 4 No. 1

Ramayulis. (2008). Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Kalam Mulia

Ramayulis. (2008). Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Setiadi, Tresno. (2021). remaja penyebar hoaks demo tolak ppkm darurat di tegal jadi tersangka. Kompas.com. https://regional.kompas.com/read/2021/07/26/185223478/3-remaja-penyebar-hoaks-demo-tolak-ppkm-darurat-di-tegal-jadi-tersangka?page=all

Sujdana, Nana. (2008). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Sulaiman. (2004). Shidiq dan Kadzib. Jakarta: Darus Sunnah Press

Undang-undang Nomor 55 Tahun 2007. Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, Pasal 2, ayat (2)

W.S. Wingkel. (2005). Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindo

Waldre, Claire. (2017). Fake news. It’s complicated, (klaisifikasi hoaks)https://firstdraftnews.org/articles/fake-news-complicated/

Yaqin, Ainul. Pendidikan Akhlak-Moral Berbasis Teori Kognitif, Depok: Rajawali Pres

Zaenudin, Irsan Kemal. (2020). Pemahaman siswa terhadap materi berperilaku jujur hubungannya dengan akhlak mereka sehari-hari. Bandung: digital library, Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati

Downloads

Published

2022-07-19

Issue

Section

Articles