PESANTREN DALAM MENUJU PENDIDIKAN IDEAL DI ERA POSTMODERN
DOI:
https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v2i1.5Keywords:
postmodernisme, pendidikan pesantrenAbstract
Pergeseran paradigma dari modernisme ke postmodernisme mengakibatkan perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam menempatkan pelaku dan peserta pendidikan tidak lagi sebagai obyek, melainkan sebagai subyek. Situasi ini merupakan tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan pesantren. Langkah penting untuk menuju pendidikan ideal dalam konteks postmodernisme ini adalah mengubah paradigma pendidikan, baik itu pendidikan secara umum maupun pendidikan pesantren secara khusus. Kajian ini berusaha memposisikan pesantren dalam konteks postmodernisme dan mengonsep beberapa perubahan yang dapat dilakukan baik pada tataran paradigmatis maupun langkah-langkah taktis yang dapat diambil.References
Abdullah, Amin. 2004. Falsafah Kalam Di Era Posmodernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azra, Azyumardi. 1997. €•Pesantren Kontinuitas dan Perubahan €– dalam Nurcholish Madjid. 1997. Bilik-Bilik Pesantren Sebuah Potret Perjalanan, Jakarta: Paramadina.
Sugiharto, I. Bambang.1996. Postmodernisme: Tantangan bagi Filsafat. Yogyakarta: Kanisius.
Benhabib, Seyla. 1984. Epistemologies of Postmodernism: A Rejoinder to Jean-Francois Lyotard. Autum:Telos Press.
Harland, Richard. 2006. Superstrukturalisme: Pengantar Komprehensif kepada Semiotika, Strukturalisme dan Poststrukuralisme. Yogyakarta: Jalasutra.
Jencks, Charles. 1984. The Language of Post-Modern Architecture. London: Academy Editions Siswanto, Joko. 1998. Sistem-sistem Metafisika Barat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Lash, Scott. 2004. Sosiologi Postmodernisme. Jakarta: Kanisius.
Leahy, Louis. 1985. Manusia Sebuah Misteri; Sintesa Filosofis Makhluk Paradoks. Jakarta: Gramedia.
Sugiharto, Bambang. 2000. Postmodernisme Tantangan Bagi Filsafat. Yogyakarta: Kanisius.
Suyoto dkk. 1994. Postmodernisme dan Masa depan Peradaban. Yogyakarta: Penerbit Aditya Media.
Turner, Bryan S. 2000. Teori-teori Sosiologi Modernitas Posmodernitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Sumber Internet : http://mediator.fikom.unisba.ac.id/index.php/mediator/article/viewFile/220/200//diakses tanggal 20 Juni 2016 http://kiki.blog.stisitelkom.ac.id/files/2012/08/kelompok- 3.pdf//diaksestanggal 20 Juni 2016
HE.Tajuddin Noor, Pergeseran Paradigma Global Dan Pengaruhnya Terhadap Dunia Pendidikan (Tinjauan Pustaka), hal 2 http://nusalira.com/wp-content/uploads/2012/11/PERGESERAN-PARADIGMA-GLOBAL-DAN PENGARUHNYA TERHADAP-DUNIA-PENDIDIKAN.pdf// diakses tanggal 20 Juni 2016
Yanuar, Membongkar Tradisionalisme Pendidikan Pesantren; "Sebuah Pilihan Sejarah"
http://yanuar.student.umm.ac.id/2010/01/30/membongkar-tradisionalisme-pendidikan-pesantren-sebuah-pilihan-sejarah/diakses tanggal 20 Juni 2016
Toto Suharto, Konsep Dasar Pendidikan Berbasis Masyarakat, Jurnal Cakrawala Pendidikan, November 2005, Th. XXIV, No. 3, hal 324.
http://filsafatpendidikanislam.files.wordpress.com/2011/04/cakra walapendidikan_toto-suharto.pdf// diakses tanggal 20 Juni 2016
Iis Arifudin, Urgensi Implementasi Pendidikan Multikultural di Sekolah, Jurnal INSANIA|Vol. 12|No. 2 P3M STAIN Purwokerto Mei-Ags 2007 , hal 1 http://insaniaku.files.wordpress.com/2009/02/6-urgensi- implementasi-pendidikan-multikultural-di-sekolah-iis- arifudin.pdf// diakses tanggal 20 Juni 2016.
Wayan Dasna dan Sutrisno, Pembelajaran Berbasis Masalah (PROBLEM- BASEDLEARNING),http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/JUR._PE ND._SEJARAH/195704081984031-
Dadang_Supardan/Pembelajaran_Berbasis_Masalah.pdf/ diakses tanggal 20 Juni 2016.

