HUBUNGAN ANTARA IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PEMECAHAN MASALAH (PBL) DAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA SISWA KELAS III SD DALAM KURIKULUM MERDEKA

Authors

  • Mura Datil Jinan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
  • Nurul Fadhillah UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
  • Samsul Bahri UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

DOI:

https://doi.org/10.46773/mdnstc65

Keywords:

Problem-Based Learning, mathematics anxiety, Merdeka Curriculum

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara implementasi Problem Based Learning (PBL) dengan tingkat kecemasan matematika siswa kelas III SD Negeri 1 Blang Mangat dalam pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 1 Blang Mangat, sedangkan sampel berjumlah 22 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar keterlaksanaan sintaks PBL, angket Mathematics Anxiety Questionnaire for Children (MAQ-C), dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Problem Based Learning berada pada kategori baik dengan persentase keterlaksanaan sebesar 80,58%, sedangkan tingkat kecemasan matematika siswa berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 3,64. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara implementasi Problem Based Learning dengan tingkat kecemasan matematika siswa, di mana semakin baik implementasi Problem Based Learning, semakin rendah tingkat kecemasan matematika siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Problem Based Learning dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang efektif untuk menciptakan pembelajaran matematika yang aktif, bermakna, dan mendukung kondisi psikologis siswa sekolah dasar.

Kata kunci: Problem Based Learning, kecemasan matematika, Kurikulum Merdeka

References

Abdullah, M. (2015). Metodologi penelitian kuantitatif. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Ashcraft, M. H. (2002). Math anxiety: Personal, educational, and cognitive consequences. Current Directions in Psychological Science, 11(5), 181–185. https://doi.org/10.1111/1467-8721.00196

Azwar, S. (2015). Reliabilitas dan validitas (4th ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Beilock, S. L. (2008). Math performance in stressful situations. Current Directions in Psychological Science, 17(5), 339–343. https://doi.org/10.1111/j.1467-8721.2008.00602.x

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Depdiknas. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (9th ed.). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-based learning: What and how do students learn? Educational Psychology Review, 16(3), 235–266. https://doi.org/10.1023/B:EDPR.0000034022.16470.f3

Kemendikbudristek. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. Jakarta: Kemendikbudristek.

NCTM. (2000). Principles and standards for school mathematics. Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics.

OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en

Prasetyo, A., & Juandi, D. (2023). Problem-based learning and mathematics anxiety: A systematic literature review. Journal of Mathematics Education, 14(2), 145–160.

Rusman. (2017). Belajar dan pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Bandung: Alfabeta.

Suherman, E. (2003). Strategi pembelajaran matematika kontemporer. Bandung: JICA Universitas Pendidikan Indonesia.

Sundayana, R. (2016). Media dan alat peraga dalam pembelajaran matematika. Bandung: Alfabeta.

Uno, H. B. (2016). Model pembelajaran: Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. Jakarta: Bumi Aksara.

Wulandari, F., & Hidayat, W. (2021). Mathematics anxiety in elementary school students: A systematic literature review. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 2567–2579.

Downloads

Published

2026-10-15